<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesian Song Festival Digelar Kembali</title><description>Setelah 19 tahun lamanya Indonesian Song Festival mengalami kevakuman, kini ajang tersebut kembali digelar untuk mewakili Indonesia di Asean Culture Juli mendatang.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/15/205/312779/indonesian-song-festival-digelar-kembali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/15/205/312779/indonesian-song-festival-digelar-kembali"/><item><title>Indonesian Song Festival Digelar Kembali</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/15/205/312779/indonesian-song-festival-digelar-kembali</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/15/205/312779/indonesian-song-festival-digelar-kembali</guid><pubDate>Senin 15 Maret 2010 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/15/205/312779/BV0A6ru5MM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Musisi yang terlahir dari Indonesian Song Festival. Ajang ini kembali dihidupkan setelah vakum 19 tahun. (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/15/205/312779/BV0A6ru5MM.jpg</image><title>Musisi yang terlahir dari Indonesian Song Festival. Ajang ini kembali dihidupkan setelah vakum 19 tahun. (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Setelah 19 tahun lamanya Indonesian Song Festival mengalami kevakuman, kini ajang tersebut kembali digelar untuk mewakili Indonesia di Asean Culture Juli mendatang.Dharma Orat Mangun selaku Ketua umum Indonesian Song Festival 2010 mengaku kalau selama 19 tahun vakum, banyak perubahan-perubahan yang dilakukannya terhadap festival ini.&amp;ldquo;Setelah 19 tahun vakum, banyak perubahan yang kita lakukan baik itu dari nama festivalnya maupun yang lainnya,&amp;rdquo; ujar Dharma Orat Manugun saat ditemui di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (15/3/2010).Diakuinya, pemenang Indonesia Song Festival ini akan mewakili Indonesia di ajang Asean Culture Indonesia bulan Juli mendatang.&amp;ldquo;Kita hanya memilih satu dari 12 peserta untuk mewakili Indonesia di Asean Culture di Indonesia pada Juli. Bulan Juli ada 16 negara Asean termasuk negara mitra (Australia, Selandia Baru, India, Korea, Jepang, dan China),&amp;rdquo; paparnya.Perubahan demi perubahan dilakukan Dharma guna memajukan musik di Indonesia di mata dunia. Ajang ini diselenggarakan terakhir kalinya di Prambanan, Yogyakarta.&amp;ldquo;Dulu namanya Festival Song Pop Indonesia dan pemenangnya akan dikirim ke ajang festival di seluruh Asia. Buat saya festival ini diadakan agar genre musik kita bisa dipandang di mata dunia,&amp;rdquo; ungkap Dharma.Perlu diketahui, banyak nama besar yang lahir di ajang Indonesian Song Festival tersebut. Sebut saja Vina Panduwinata, Harvey Malaiholo, dan Broery Marantika.
</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Setelah 19 tahun lamanya Indonesian Song Festival mengalami kevakuman, kini ajang tersebut kembali digelar untuk mewakili Indonesia di Asean Culture Juli mendatang.Dharma Orat Mangun selaku Ketua umum Indonesian Song Festival 2010 mengaku kalau selama 19 tahun vakum, banyak perubahan-perubahan yang dilakukannya terhadap festival ini.&amp;ldquo;Setelah 19 tahun vakum, banyak perubahan yang kita lakukan baik itu dari nama festivalnya maupun yang lainnya,&amp;rdquo; ujar Dharma Orat Manugun saat ditemui di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (15/3/2010).Diakuinya, pemenang Indonesia Song Festival ini akan mewakili Indonesia di ajang Asean Culture Indonesia bulan Juli mendatang.&amp;ldquo;Kita hanya memilih satu dari 12 peserta untuk mewakili Indonesia di Asean Culture di Indonesia pada Juli. Bulan Juli ada 16 negara Asean termasuk negara mitra (Australia, Selandia Baru, India, Korea, Jepang, dan China),&amp;rdquo; paparnya.Perubahan demi perubahan dilakukan Dharma guna memajukan musik di Indonesia di mata dunia. Ajang ini diselenggarakan terakhir kalinya di Prambanan, Yogyakarta.&amp;ldquo;Dulu namanya Festival Song Pop Indonesia dan pemenangnya akan dikirim ke ajang festival di seluruh Asia. Buat saya festival ini diadakan agar genre musik kita bisa dipandang di mata dunia,&amp;rdquo; ungkap Dharma.Perlu diketahui, banyak nama besar yang lahir di ajang Indonesian Song Festival tersebut. Sebut saja Vina Panduwinata, Harvey Malaiholo, dan Broery Marantika.
</content:encoded></item></channel></rss>
