<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>D'Cinnamons Ingin Bawakan Lagu Sendiri</title><description>Meski percaya diri membawakan lagu daur ulang, DCinnamons tetap memiliki obsesi membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri yang selama ini menggunakan lirik berbahasa Inggris.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/11/205/311666/d-cinnamons-ingin-bawakan-lagu-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/11/205/311666/d-cinnamons-ingin-bawakan-lagu-sendiri"/><item><title>D'Cinnamons Ingin Bawakan Lagu Sendiri</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/11/205/311666/d-cinnamons-ingin-bawakan-lagu-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/03/11/205/311666/d-cinnamons-ingin-bawakan-lagu-sendiri</guid><pubDate>Kamis 11 Maret 2010 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/03/11/205/311666/hgoFDYfJsX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/03/11/205/311666/hgoFDYfJsX.jpg</image><title>(foto: facebook)</title></images><description>BANDUNG- Meski percaya diri membawakan lagu daur ulang, DCinnamons tetap memiliki obsesi membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri yang selama ini menggunakan lirik berbahasa Inggris. Sayangnya, menurut Diana Widoera sang vokalis, lagu-lagu berbahasa Inggris dinilai tidak menjual oleh produser rekaman. &amp;ldquo;Kita ingin membawakan lagu-lagu sendiri, tidak hanya lagu recycle saja. Hanya saja, lagu-lagu kita menggunakan bahasa Inggris sehingga tidak terlalu menjual,&amp;rdquo; kata Diana yang akrab disapa Dodo usai manggung dalam acara 200 tahun Kota Bandung di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (10/3/2010). Dodo mengatakan, meski konsep lagunya dinilai tidak menjual, band yang terbentuk pada tahun 2004 ini tetap akan terus mempertahankan tema serta konsep dalam bermusik. &amp;ldquo;Kami akan terus berpegang teguh pada prinsip idealisme bermusik sampai bisa diterima,&amp;rdquo; kata Dodo. oleh label yang menaungi mereka.Disinggung aktivitas DCinnamons, Dodo mengatakan saat ini mereka tengah mempersiapkan album baru. Dalam menyelesaikan album terbarunya, DCinnamons menggunakan aditional player, menggantikan posisi bassis Louise Laura Lalitanaya alias Laut.</description><content:encoded>BANDUNG- Meski percaya diri membawakan lagu daur ulang, DCinnamons tetap memiliki obsesi membawakan lagu-lagu ciptaan mereka sendiri yang selama ini menggunakan lirik berbahasa Inggris. Sayangnya, menurut Diana Widoera sang vokalis, lagu-lagu berbahasa Inggris dinilai tidak menjual oleh produser rekaman. &amp;ldquo;Kita ingin membawakan lagu-lagu sendiri, tidak hanya lagu recycle saja. Hanya saja, lagu-lagu kita menggunakan bahasa Inggris sehingga tidak terlalu menjual,&amp;rdquo; kata Diana yang akrab disapa Dodo usai manggung dalam acara 200 tahun Kota Bandung di Lapangan Gasibu Bandung, Rabu (10/3/2010). Dodo mengatakan, meski konsep lagunya dinilai tidak menjual, band yang terbentuk pada tahun 2004 ini tetap akan terus mempertahankan tema serta konsep dalam bermusik. &amp;ldquo;Kami akan terus berpegang teguh pada prinsip idealisme bermusik sampai bisa diterima,&amp;rdquo; kata Dodo. oleh label yang menaungi mereka.Disinggung aktivitas DCinnamons, Dodo mengatakan saat ini mereka tengah mempersiapkan album baru. Dalam menyelesaikan album terbarunya, DCinnamons menggunakan aditional player, menggantikan posisi bassis Louise Laura Lalitanaya alias Laut.</content:encoded></item></channel></rss>
