<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Meninggal, Ibunda Dik Doank Tak Berpesan Apapun</title><description>Selama terbaring koma di RS International Bintaro, Jakarta, ibunda Dik Doank, Hj Kurnaeti, praktis tak bisa berkomunikasi langsung dengan anak-anaknya. Hingga wafat, tak ada pesan apapun yang disampaikan almarhumah.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/23/33/297024/sebelum-meninggal-ibunda-dik-doank-tak-berpesan-apapun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/23/33/297024/sebelum-meninggal-ibunda-dik-doank-tak-berpesan-apapun"/><item><title>Sebelum Meninggal, Ibunda Dik Doank Tak Berpesan Apapun</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/23/33/297024/sebelum-meninggal-ibunda-dik-doank-tak-berpesan-apapun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/23/33/297024/sebelum-meninggal-ibunda-dik-doank-tak-berpesan-apapun</guid><pubDate>Sabtu 23 Januari 2010 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/23/33/297024/FrJKtvPnLm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dik Doank. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/23/33/297024/FrJKtvPnLm.jpg</image><title>Dik Doank. (Foto: Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Selama terbaring koma di RS International Bintaro, Jakarta, ibunda Dik Doank, Hj Kurnaeti, praktis tak bisa berkomunikasi langsung dengan anak-anaknya. Hingga wafat, tak ada pesan apapun yang disampaikan almarhumah.&amp;ldquo;Selama di rumah sakit beliau dalam keadaan koma terus sehingga kita tidak bisa komunikasi secara langsung. Beliau memang terlihat seperti tidak punya penyakit,&amp;rdquo; tuturnya ditemui di pemakaman tanah wakaf Kandang Jurang, Ciputat, Tangerang, Banten, Sabtu (23/1/2010).Dik menilai, ibunya adalah orang yang sangat positif. Almarhumah di mata Dik selalu melihat anak-anaknya berkembang positif.&amp;ldquo;Mama juga enggak pernah mengeluh. Orangnya baik hati dan jiwa sosialnya tinggi,&amp;rdquo; kata dia.Oleh sebab itu, Dik dan saudara-saudara yang lain berusaha untuk meneruskan misi ibundanya dengan menjadi anak yang saleh. &amp;ldquo;Ini dimakamkan sebelahan dengan makam papa. Terharu sekali memiliki mama yang memiliki kepedulian terhadap semua orang,&amp;rdquo; ujarnya berurai air mata.Sebelum wafat, tidak ada pesan khusus. Namun melihat perbuatan ibunya dan cerita dari orang banyak, Dik bangga terhadap pahlawan hidupnya.&amp;ldquo;Kita seperti diberikan pesan bahwa kita memang harus mengikuti langkah beliau,&amp;rdquo; pungkas Dik.</description><content:encoded>JAKARTA - Selama terbaring koma di RS International Bintaro, Jakarta, ibunda Dik Doank, Hj Kurnaeti, praktis tak bisa berkomunikasi langsung dengan anak-anaknya. Hingga wafat, tak ada pesan apapun yang disampaikan almarhumah.&amp;ldquo;Selama di rumah sakit beliau dalam keadaan koma terus sehingga kita tidak bisa komunikasi secara langsung. Beliau memang terlihat seperti tidak punya penyakit,&amp;rdquo; tuturnya ditemui di pemakaman tanah wakaf Kandang Jurang, Ciputat, Tangerang, Banten, Sabtu (23/1/2010).Dik menilai, ibunya adalah orang yang sangat positif. Almarhumah di mata Dik selalu melihat anak-anaknya berkembang positif.&amp;ldquo;Mama juga enggak pernah mengeluh. Orangnya baik hati dan jiwa sosialnya tinggi,&amp;rdquo; kata dia.Oleh sebab itu, Dik dan saudara-saudara yang lain berusaha untuk meneruskan misi ibundanya dengan menjadi anak yang saleh. &amp;ldquo;Ini dimakamkan sebelahan dengan makam papa. Terharu sekali memiliki mama yang memiliki kepedulian terhadap semua orang,&amp;rdquo; ujarnya berurai air mata.Sebelum wafat, tidak ada pesan khusus. Namun melihat perbuatan ibunya dan cerita dari orang banyak, Dik bangga terhadap pahlawan hidupnya.&amp;ldquo;Kita seperti diberikan pesan bahwa kita memang harus mengikuti langkah beliau,&amp;rdquo; pungkas Dik.</content:encoded></item></channel></rss>
