<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mark Sungkar Absen di Sidang Mediasi</title><description>Sidang mediasi lanjutan gugatan cerai Fanny Bauty tidak dihadiri oleh Mark Sungkar. Menurut kuasa hukumnya, Mudarwan Yusuf, Mark sedang sakit.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/06/33/291469/mark-sungkar-absen-di-sidang-mediasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/06/33/291469/mark-sungkar-absen-di-sidang-mediasi"/><item><title>Mark Sungkar Absen di Sidang Mediasi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/06/33/291469/mark-sungkar-absen-di-sidang-mediasi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2010/01/06/33/291469/mark-sungkar-absen-di-sidang-mediasi</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2010 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2010/01/06/33/291469/QuADIGpoG0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mark Sungkar. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2010/01/06/33/291469/QuADIGpoG0.jpg</image><title>Mark Sungkar. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Sidang mediasi lanjutan gugatan cerai Fanny Bauty tidak dihadiri oleh Mark Sungkar. Menurut kuasa hukumnya, Mudarwan Yusuf, Mark sedang sakit.&amp;ldquo;Dia enggak bisa datang karena sakit. Ada penyempitan syaraf di kaki,&amp;rdquo; jelasnya ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Jalan Flamboyan II Cengkareng, Jakbar, Rabu (6/1/2010).Mudarwan menjelaskan dalam gugatan cerai tersebut sebenarnya tidak ada hal prinsipil untuk bercerai. &amp;ldquo;Kalau dilihat dari gugatan itu, tidak ada hal yang prinsipil. Hanya cek cok saja,&amp;rdquo; urainya.Proses mediasi antara Mark dan Fanny sudah tidak bisa dipertemukan lagi. Mediasi pun dinilai gagal.&amp;ldquo;Kalau prinsip Pak Mark ingin tetap bertahan, tapi Fanny ingin bercerai,&amp;rdquo; papar Mudarwan.Namun demikian, belum ada keterangan laporan dari hakim soal mediasi yang dijalankan sejak 16 Desember lalu. Selama ini, Mark dan Fanny dinilai sebagai keluarga bahagia.&amp;ldquo;Tapi tidak tahu, empat tahun ini ada masalah. Kalau ada masalah, yah perlu pembuktian,&amp;rdquo; ungkapnya.Mengenai harta gono gini, Mudarwan mengatakan tidak ada gugatan tentang hal itu. Begitu pula gugatan tentang hak asuh anak-anak.&amp;ldquo;Tidak ada harta gono gini. Kalau disinggung soal anak, mereka sudah dewasa. Sudah bisa tentuin hidup sama siapa,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sidang mediasi lanjutan gugatan cerai Fanny Bauty tidak dihadiri oleh Mark Sungkar. Menurut kuasa hukumnya, Mudarwan Yusuf, Mark sedang sakit.&amp;ldquo;Dia enggak bisa datang karena sakit. Ada penyempitan syaraf di kaki,&amp;rdquo; jelasnya ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Jalan Flamboyan II Cengkareng, Jakbar, Rabu (6/1/2010).Mudarwan menjelaskan dalam gugatan cerai tersebut sebenarnya tidak ada hal prinsipil untuk bercerai. &amp;ldquo;Kalau dilihat dari gugatan itu, tidak ada hal yang prinsipil. Hanya cek cok saja,&amp;rdquo; urainya.Proses mediasi antara Mark dan Fanny sudah tidak bisa dipertemukan lagi. Mediasi pun dinilai gagal.&amp;ldquo;Kalau prinsip Pak Mark ingin tetap bertahan, tapi Fanny ingin bercerai,&amp;rdquo; papar Mudarwan.Namun demikian, belum ada keterangan laporan dari hakim soal mediasi yang dijalankan sejak 16 Desember lalu. Selama ini, Mark dan Fanny dinilai sebagai keluarga bahagia.&amp;ldquo;Tapi tidak tahu, empat tahun ini ada masalah. Kalau ada masalah, yah perlu pembuktian,&amp;rdquo; ungkapnya.Mengenai harta gono gini, Mudarwan mengatakan tidak ada gugatan tentang hal itu. Begitu pula gugatan tentang hak asuh anak-anak.&amp;ldquo;Tidak ada harta gono gini. Kalau disinggung soal anak, mereka sudah dewasa. Sudah bisa tentuin hidup sama siapa,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
