<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menipu Rp490 Juta, Adjie Notonegoro Dilaporkan ke Polisi</title><description>Desainer ternama Adjie Notonegoro dituding telah melakukan penipuan Rp490 juta. Akibatnya, dia dilaporkan pemilik Money Changer di Kemang, ke Mapolres Jakarta Selatan.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/11/07/33/273199/menipu-rp490-juta-adjie-notonegoro-dilaporkan-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/11/07/33/273199/menipu-rp490-juta-adjie-notonegoro-dilaporkan-ke-polisi"/><item><title>Menipu Rp490 Juta, Adjie Notonegoro Dilaporkan ke Polisi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/11/07/33/273199/menipu-rp490-juta-adjie-notonegoro-dilaporkan-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/11/07/33/273199/menipu-rp490-juta-adjie-notonegoro-dilaporkan-ke-polisi</guid><pubDate>Sabtu 07 November 2009 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/11/07/33/273199/yJY2Hu0sCM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: Tuty Ocktaviani/okezone).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/11/07/33/273199/yJY2Hu0sCM.jpg</image><title>(foto: Tuty Ocktaviani/okezone).</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Desainer ternama Adjie Notonegoro dituding telah melakukan penipuan Rp490 juta. Akibatnya, dia dilaporkan pemilik Money Changer di Kemang, ke Mapolres Jakarta Selatan.  &amp;quot;Saya sudah bikin laporan ke polisi di Polres Jakarta Selatan, kalau nggak salah bulan Mei atau Juni lalu. Tapi setelah laporan itu, dua kali panggilan Adjie nggak pernah datang,&amp;quot; ungkap Kiki, saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2009) malam.  Kiki mengaku melaporkan Adjie, karena tidak ada niat baik dari desainer tersebut untuk mempertanggungjawabkan cek kosong saat membeli uang dolar USD50 ribu. &amp;quot;Gara-gara Adjie itu money changer saya sampai pecah (bubar),&amp;quot; terangnya.  Pemilik Money Changer ini mengaku ingin sekali dikonfrontir dengan Adjie di kantor polisi. Namun, sayangnya sampai sekarang sejak laporannya ke kantor polisi, tidak ada panggilan sama sekali.   &amp;quot;Saya tidak tahu dengan hukum di Indonesia ini. Dia itu sudah maling duit saya, tapi kok tidak dipenjara. Saya tidak takut sama Adjie. Saya hanya ingin duit saya balik saja,&amp;quot; tegasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Desainer ternama Adjie Notonegoro dituding telah melakukan penipuan Rp490 juta. Akibatnya, dia dilaporkan pemilik Money Changer di Kemang, ke Mapolres Jakarta Selatan.  &amp;quot;Saya sudah bikin laporan ke polisi di Polres Jakarta Selatan, kalau nggak salah bulan Mei atau Juni lalu. Tapi setelah laporan itu, dua kali panggilan Adjie nggak pernah datang,&amp;quot; ungkap Kiki, saat dihubungi wartawan, Jumat (6/11/2009) malam.  Kiki mengaku melaporkan Adjie, karena tidak ada niat baik dari desainer tersebut untuk mempertanggungjawabkan cek kosong saat membeli uang dolar USD50 ribu. &amp;quot;Gara-gara Adjie itu money changer saya sampai pecah (bubar),&amp;quot; terangnya.  Pemilik Money Changer ini mengaku ingin sekali dikonfrontir dengan Adjie di kantor polisi. Namun, sayangnya sampai sekarang sejak laporannya ke kantor polisi, tidak ada panggilan sama sekali.   &amp;quot;Saya tidak tahu dengan hukum di Indonesia ini. Dia itu sudah maling duit saya, tapi kok tidak dipenjara. Saya tidak takut sama Adjie. Saya hanya ingin duit saya balik saja,&amp;quot; tegasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
