<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dilarang Menbudpar, Maxima Batal Datangkan Miyabi</title><description>Setelah dipanggil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mohammad Nuh di kantornya, produser film Menculik Miyabi Ody Mulya Hidayat akhirnya memutuskan untuk membatalkan kedatangan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/10/13/206/265300/dilarang-menbudpar-maxima-batal-datangkan-miyabi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/10/13/206/265300/dilarang-menbudpar-maxima-batal-datangkan-miyabi"/><item><title>Dilarang Menbudpar, Maxima Batal Datangkan Miyabi</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/10/13/206/265300/dilarang-menbudpar-maxima-batal-datangkan-miyabi</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/10/13/206/265300/dilarang-menbudpar-maxima-batal-datangkan-miyabi</guid><pubDate>Selasa 13 Oktober 2009 18:29 WIB</pubDate><dc:creator>Sukmo Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/10/13/206/265300/g0bBlWSAj5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: mariaozawa.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/10/13/206/265300/g0bBlWSAj5.jpg</image><title>(foto: mariaozawa.com)</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Setelah dipanggil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mohammad Nuh di kantornya, produser film Menculik Miyabi Ody Mulya Hidayat akhirnya memutuskan untuk membatalkan kedatangan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.  &amp;quot;Kami harus menghargai pendapat yang berkembang di masyarakat, karena itu kami tidak ingin memaksakan kehendak untuk mendatangkan Miyabi,&amp;quot; kata Ody di kantor Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/10/2009).  Menbudpar ad interim M Nuh sendiri menyambut baik langkah yang diambil Maxima Pictures, karena menurutnya bangsa ini tidak ingin disibukkan dengan persoalan-persoalan yang sesungguhnya bisa diselesaikan dengan jalan baik-baik.  &amp;quot;Masih ada pekerjaan besar dan lebih penting bagi bangsa ini ketimbang memperkeruh suasana dengan mendatangkan Miyabi,&amp;quot; katanya.   </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Setelah dipanggil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mohammad Nuh di kantornya, produser film Menculik Miyabi Ody Mulya Hidayat akhirnya memutuskan untuk membatalkan kedatangan bintang film porno asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi.  &amp;quot;Kami harus menghargai pendapat yang berkembang di masyarakat, karena itu kami tidak ingin memaksakan kehendak untuk mendatangkan Miyabi,&amp;quot; kata Ody di kantor Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/10/2009).  Menbudpar ad interim M Nuh sendiri menyambut baik langkah yang diambil Maxima Pictures, karena menurutnya bangsa ini tidak ingin disibukkan dengan persoalan-persoalan yang sesungguhnya bisa diselesaikan dengan jalan baik-baik.  &amp;quot;Masih ada pekerjaan besar dan lebih penting bagi bangsa ini ketimbang memperkeruh suasana dengan mendatangkan Miyabi,&amp;quot; katanya.   </content:encoded></item></channel></rss>
