<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lentiq Band Terbentuk dari Bercanda</title><description>Sebuah band terbentuk dengan berbagai cara, bahkan ada juga yang berawal dari bercanda. Begitulah awal terbentuknya band Lentiq, yang digawangi tiga cewek cantik, Ayu (Vocal), Tety (Bass), dan Nita (Gitar).  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/09/205/255957/lentiq-band-terbentuk-dari-bercanda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/09/205/255957/lentiq-band-terbentuk-dari-bercanda"/><item><title>Lentiq Band Terbentuk dari Bercanda</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/09/205/255957/lentiq-band-terbentuk-dari-bercanda</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/09/205/255957/lentiq-band-terbentuk-dari-bercanda</guid><pubDate>Rabu 09 September 2009 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/09/09/205/255957/2viyBUZfTE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Johan Sompotan/okezone).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/09/09/205/255957/2viyBUZfTE.jpg</image><title>(Foto: Johan Sompotan/okezone).</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Sebuah band terbentuk dengan berbagai cara, bahkan ada juga yang berawal dari bercanda. Begitulah awal terbentuknya band Lentiq, yang digawangi tiga cewek cantik, Ayu (Vocal), Tety (Bass), dan Nita (Gitar).  Berawal Februari 2007, Lentiq band terbentuk. Namun semuanya itu dilalui dengan proses yang panjang dan tidak mudah sehingga mereka harus keluar dari grup band mereka terdahulu yang berjumlah tujuh orang.  &amp;quot;Awalnya kita bertujuh, kita kenal di tempat latihan musik di kawasan Rawangun, dan membentuk grup band ini pun tidak sengaja, kita cuma bercandaan aja kemudian adanya pergeseran sehingga kita bertiga memutuskan untuk keluar,&amp;quot; tutur Tetty saat berkunjung ke kantor okezone.  Ditambah Tetty, sebelum bergabung dengan nagaswara pihak label sekarang Lentiq band Â bernaung, mereka pernah menjajaki indie label.  &amp;quot;Ternyata beda banget yang sekarang kita jalani, meskipun sebenarnya sama aja baik itu indie label atau tidak tetapi sekarang sudah ada yang mendanai lagu kita,&amp;quot; ujar Tetty.  Setelah lepas dari grup band yang lama, Lentiq berusaha membuat perubahan yang agak beda dari sebelumnya, hal itu dilakukan agar kualiatas musiknya bisa lebih ringan serta bisa diterima di kuping pendegar musik.  &amp;quot;Kita mencoba membuat perubahan yang lebih minimalis, lebih kepada wanita banget karena biar sesuai sama nama band kita,&amp;quot; pungkasnya.  Lebih lanjut, Ayu sang vokalis menuturkan kalau aliran musik yang mereka mainkan lebih full colour, serta lebih banyak ngebeat-nya. &amp;quot;Pokoknya kita mainkan sesuai dengan nama band kita Lentiq, lincah, lebih full colour gitu dech,&amp;quot; katanya.    </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    JAKARTA - Sebuah band terbentuk dengan berbagai cara, bahkan ada juga yang berawal dari bercanda. Begitulah awal terbentuknya band Lentiq, yang digawangi tiga cewek cantik, Ayu (Vocal), Tety (Bass), dan Nita (Gitar).  Berawal Februari 2007, Lentiq band terbentuk. Namun semuanya itu dilalui dengan proses yang panjang dan tidak mudah sehingga mereka harus keluar dari grup band mereka terdahulu yang berjumlah tujuh orang.  &amp;quot;Awalnya kita bertujuh, kita kenal di tempat latihan musik di kawasan Rawangun, dan membentuk grup band ini pun tidak sengaja, kita cuma bercandaan aja kemudian adanya pergeseran sehingga kita bertiga memutuskan untuk keluar,&amp;quot; tutur Tetty saat berkunjung ke kantor okezone.  Ditambah Tetty, sebelum bergabung dengan nagaswara pihak label sekarang Lentiq band Â bernaung, mereka pernah menjajaki indie label.  &amp;quot;Ternyata beda banget yang sekarang kita jalani, meskipun sebenarnya sama aja baik itu indie label atau tidak tetapi sekarang sudah ada yang mendanai lagu kita,&amp;quot; ujar Tetty.  Setelah lepas dari grup band yang lama, Lentiq berusaha membuat perubahan yang agak beda dari sebelumnya, hal itu dilakukan agar kualiatas musiknya bisa lebih ringan serta bisa diterima di kuping pendegar musik.  &amp;quot;Kita mencoba membuat perubahan yang lebih minimalis, lebih kepada wanita banget karena biar sesuai sama nama band kita,&amp;quot; pungkasnya.  Lebih lanjut, Ayu sang vokalis menuturkan kalau aliran musik yang mereka mainkan lebih full colour, serta lebih banyak ngebeat-nya. &amp;quot;Pokoknya kita mainkan sesuai dengan nama band kita Lentiq, lincah, lebih full colour gitu dech,&amp;quot; katanya.    </content:encoded></item></channel></rss>
