<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lama Tak Berakting, Nurul Arifin Kaku Main Film</title><description>Setelah 10 tahun tidak berakting, tiba-tiba dia mendapatkan tawaran untuk bermain film Bahwa Cinta Itu Ada. Kontan saja, dia merasa kaku dan tidak mudah berakting seperti yang dulu pernah dia lakukan.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/02/206/253713/lama-tak-berakting-nurul-arifin-kaku-main-film</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/02/206/253713/lama-tak-berakting-nurul-arifin-kaku-main-film"/><item><title>Lama Tak Berakting, Nurul Arifin Kaku Main Film</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/02/206/253713/lama-tak-berakting-nurul-arifin-kaku-main-film</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/09/02/206/253713/lama-tak-berakting-nurul-arifin-kaku-main-film</guid><pubDate>Rabu 02 September 2009 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/09/02/206/253713/vUOL81DKHH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: nurularifin.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/09/02/206/253713/vUOL81DKHH.jpg</image><title>(foto: nurularifin.com)</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}    JAKARTA - Setelah 10 tahun tidak berakting, tiba-tiba dia mendapatkan tawaran untuk bermain film Bahwa Cinta Itu Ada. Kontan saja, dia merasa kaku dan tidak mudah berakting seperti yang dulu pernah dia lakukan.  &amp;quot;Jelas kaku. Karena tubuh ini rasanya sudah kagok akting lagi. Sekarang sepertinya harus adaptasi lagi. Hampir 10 tahun saya gak akting,&amp;quot; aku Nurul Arifin saat ditemui dalam syukuran film Bahwa Cinta Itu Ada, di Jalan Taman Patra II, Kuningan, Jakarta, Rabu (2/9/2009).  Di dalam film Bahwa Cinta Itu Ada, Nurul Arifin berperan sebagai seorang dosen. &amp;quot;Secara garis besar gak jauh beda dari karakter saya. Saat saya baca skripnya, sepertinya saya sudah tahu apa yang diinginkan dari saya,&amp;quot;Â  katanya.  Setelah menjadi anggota DPR, Nurul Arifin menegaskan bahwa film ini akan menjadi film terakhirnya, pasalnya selama 5 tahun ke depan, dia mengaku akan fokus bekerja di DPR.  &amp;quot;Kalau ada tawaran film lagi, enggak deh. Ini karena semuanya saya kenal. Seperti Sudjiwo Tedjo yang jadi sutradaranya. Kalau dengan anak-anak muda yang sekarang, saya enggak kenal dan gak nyaman, pasti gak betah. Misalnya Dedi Mizwar nawarin main film buat saya, saya pasti mau karena saya sudah kenal betul,&amp;quot; paparnya.  Selain film, Nurul Arifin juga pernah ditawari main sineetron, tapi ditolaknya. Terlebih sinetron yang ditawarkan adalah jenis striping. &amp;quot;Saya merasa terasing dengan dunia yang sekarang. Bukan generasi saya, jadi mendingan saya gak terjun lagi ke dunia entertaintmen,&amp;quot; pungkasnya.</description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}    JAKARTA - Setelah 10 tahun tidak berakting, tiba-tiba dia mendapatkan tawaran untuk bermain film Bahwa Cinta Itu Ada. Kontan saja, dia merasa kaku dan tidak mudah berakting seperti yang dulu pernah dia lakukan.  &amp;quot;Jelas kaku. Karena tubuh ini rasanya sudah kagok akting lagi. Sekarang sepertinya harus adaptasi lagi. Hampir 10 tahun saya gak akting,&amp;quot; aku Nurul Arifin saat ditemui dalam syukuran film Bahwa Cinta Itu Ada, di Jalan Taman Patra II, Kuningan, Jakarta, Rabu (2/9/2009).  Di dalam film Bahwa Cinta Itu Ada, Nurul Arifin berperan sebagai seorang dosen. &amp;quot;Secara garis besar gak jauh beda dari karakter saya. Saat saya baca skripnya, sepertinya saya sudah tahu apa yang diinginkan dari saya,&amp;quot;Â  katanya.  Setelah menjadi anggota DPR, Nurul Arifin menegaskan bahwa film ini akan menjadi film terakhirnya, pasalnya selama 5 tahun ke depan, dia mengaku akan fokus bekerja di DPR.  &amp;quot;Kalau ada tawaran film lagi, enggak deh. Ini karena semuanya saya kenal. Seperti Sudjiwo Tedjo yang jadi sutradaranya. Kalau dengan anak-anak muda yang sekarang, saya enggak kenal dan gak nyaman, pasti gak betah. Misalnya Dedi Mizwar nawarin main film buat saya, saya pasti mau karena saya sudah kenal betul,&amp;quot; paparnya.  Selain film, Nurul Arifin juga pernah ditawari main sineetron, tapi ditolaknya. Terlebih sinetron yang ditawarkan adalah jenis striping. &amp;quot;Saya merasa terasing dengan dunia yang sekarang. Bukan generasi saya, jadi mendingan saya gak terjun lagi ke dunia entertaintmen,&amp;quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
