<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Hanya Tahu Mbah Surip Masuk Angin</title><description>Meninggalnya Mbah Surip membuat keluarga di Mojokerto sangat terkejut. Selain sangat mendadak, sebelum Mbah Surip meninggal, keluarga hanya tahu dia masuk angin dan flu.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245298/keluarga-hanya-tahu-mbah-surip-masuk-angin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245298/keluarga-hanya-tahu-mbah-surip-masuk-angin"/><item><title>Keluarga Hanya Tahu Mbah Surip Masuk Angin</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245298/keluarga-hanya-tahu-mbah-surip-masuk-angin</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245298/keluarga-hanya-tahu-mbah-surip-masuk-angin</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2009 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/05/33/245298/U3yAfHchSk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Mbah Surip (Foto:Tomi Tresnady/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/05/33/245298/U3yAfHchSk.jpg</image><title>Jenazah Mbah Surip (Foto:Tomi Tresnady/okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Meninggalnya Mbah Surip membuat keluarga di Mojokerto sangat terkejut. Selain sangat mendadak, sebelum Mbah Surip meninggal, keluarga hanya tahu dia masuk angin dan flu.  &amp;quot;Kita dikabari sakitnya hanya masuk angin dan flu. Pukul 09.30 WIB (Selasa, 4 Agustus 2009), mas Farid (anak Mbah Surip) mengabari Pak De (panggilan Mbah Surip) kritis. Tak lama telepon lagi, Pak De sudah enggak ada,&amp;quot; cerita Amalia, keponakan Mbah Surip, di Hotel Kaisar, Jalan Duren Tiga Raya, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2009).  Setahu keluarga, penembang Tak Gendong itu sangat jarang sakit. Setiap kali ditanya kabar, Mbah Surip menjawab, sehat selalu.  Di mata Amalia, Mbah Surip merupakan sosok pekerja keras yang suka membantu orang tanpa pamrih.  &amp;quot;Kalau sedang ke Surabaya, Pak De sering ke Mojokerto,&amp;quot; kenangnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Meninggalnya Mbah Surip membuat keluarga di Mojokerto sangat terkejut. Selain sangat mendadak, sebelum Mbah Surip meninggal, keluarga hanya tahu dia masuk angin dan flu.  &amp;quot;Kita dikabari sakitnya hanya masuk angin dan flu. Pukul 09.30 WIB (Selasa, 4 Agustus 2009), mas Farid (anak Mbah Surip) mengabari Pak De (panggilan Mbah Surip) kritis. Tak lama telepon lagi, Pak De sudah enggak ada,&amp;quot; cerita Amalia, keponakan Mbah Surip, di Hotel Kaisar, Jalan Duren Tiga Raya, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2009).  Setahu keluarga, penembang Tak Gendong itu sangat jarang sakit. Setiap kali ditanya kabar, Mbah Surip menjawab, sehat selalu.  Di mata Amalia, Mbah Surip merupakan sosok pekerja keras yang suka membantu orang tanpa pamrih.  &amp;quot;Kalau sedang ke Surabaya, Pak De sering ke Mojokerto,&amp;quot; kenangnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
