<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dik Doank Berburu Lagu Mbah Surip</title><description>Sehari sebelum Mbah Surip meninggal, entah mengapa Dik Doank begitu ingin mencari dan mengoleksi lagu-lagu yang dinyanyikan Mbah Surip.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245101/dik-doank-berburu-lagu-mbah-surip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245101/dik-doank-berburu-lagu-mbah-surip"/><item><title>Dik Doank Berburu Lagu Mbah Surip</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245101/dik-doank-berburu-lagu-mbah-surip</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/05/33/245101/dik-doank-berburu-lagu-mbah-surip</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2009 09:12 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/05/33/245101/qHRRMEY5To.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dik Doank (Foto:Johan Sompotan/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/05/33/245101/qHRRMEY5To.JPG</image><title>Dik Doank (Foto:Johan Sompotan/okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Sehari sebelum Mbah Surip meninggal, entah mengapa Dik Doank begitu ingin mencari dan mengoleksi lagu-lagu yang dinyanyikan Mbah Surip.  &amp;quot;Kemarin sebelum dia meninggal, ada dua hal yang saya cari. Saya mencari rekaman dan kaset dia karena lagu-lagunya susah dicari. Apalagi yang dalam bentuk kaset,&amp;quot; tutur Dik Doank, Selasa (4/8/2009).   Dik juga tak bisa menjelaskan mengapa sehari sebelum penembang Tak Gendong itu meninggal, dia sangat ingin memburu koleksi lagu Mbah Surip. Dik bersyukur masih menyimpan video manggungnya bersama Mbah Surip di acara Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki (TIM).  &amp;quot;Di video itu kita menyanyi spontan, enggak tahu lagunya apa. Itu memang spontanitas dia. Itu menunjukkan jiwa seni dia yang luar biasa,&amp;quot; kenangnya.  Di mata pemilik nama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma itu, Mbah Surip merupakan sosok orang yang ikhlas.  &amp;quot;Dia orang yang ikhlas, datang manggung tidak dibayar. Suka-suka saja. Kalaupun sekarang uangnya banyak, enggak ada yang iri karena itu semua hasil kebaikan yang dia tanam sejak dulu. Sekarang saatnya dia petik,&amp;quot; tandasnya.  </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Sehari sebelum Mbah Surip meninggal, entah mengapa Dik Doank begitu ingin mencari dan mengoleksi lagu-lagu yang dinyanyikan Mbah Surip.  &amp;quot;Kemarin sebelum dia meninggal, ada dua hal yang saya cari. Saya mencari rekaman dan kaset dia karena lagu-lagunya susah dicari. Apalagi yang dalam bentuk kaset,&amp;quot; tutur Dik Doank, Selasa (4/8/2009).   Dik juga tak bisa menjelaskan mengapa sehari sebelum penembang Tak Gendong itu meninggal, dia sangat ingin memburu koleksi lagu Mbah Surip. Dik bersyukur masih menyimpan video manggungnya bersama Mbah Surip di acara Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki (TIM).  &amp;quot;Di video itu kita menyanyi spontan, enggak tahu lagunya apa. Itu memang spontanitas dia. Itu menunjukkan jiwa seni dia yang luar biasa,&amp;quot; kenangnya.  Di mata pemilik nama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denda Kusuma itu, Mbah Surip merupakan sosok orang yang ikhlas.  &amp;quot;Dia orang yang ikhlas, datang manggung tidak dibayar. Suka-suka saja. Kalaupun sekarang uangnya banyak, enggak ada yang iri karena itu semua hasil kebaikan yang dia tanam sejak dulu. Sekarang saatnya dia petik,&amp;quot; tandasnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
