<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Mbah Surip Gelar Tahlilan</title><description>Pemakaman Mbah SuripÂ  di Depok diikuti tahlilan di rumahnya, Magersari Gang Buntu No 12, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, malam ini. Ratusan kerabat, tetangga dan teman sekolah Mbah Surip turut hadir mendoakan pelantun lagu &amp;quot;Tak Gendong&amp;quot; itu. </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245042/rumah-mbah-surip-gelar-tahlilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245042/rumah-mbah-surip-gelar-tahlilan"/><item><title>Rumah Mbah Surip Gelar Tahlilan</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245042/rumah-mbah-surip-gelar-tahlilan</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245042/rumah-mbah-surip-gelar-tahlilan</guid><pubDate>Selasa 04 Agustus 2009 23:17 WIB</pubDate><dc:creator>Tritus Julan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/04/33/245042/3MridVzJhU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mbah Surip (Foto:RCTI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/04/33/245042/3MridVzJhU.jpg</image><title>Mbah Surip (Foto:RCTI) </title></images><description>MOJOKERTO - Pemakaman Mbah SuripÂ  di Depok diikuti tahlilan di rumahnya, Magersari Gang Buntu No 12, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, malam ini. Ratusan kerabat, tetangga dan teman sekolah Mbah Surip turut hadir mendoakan pelantun lagu &amp;quot;Tak Gendong&amp;quot; itu. &amp;quot;Tahlilan yang digelar di gang masuk menuju rumah itu dimulai sekira pukul 20.00 WIB. Jam ini maju dari rencana semula yang akan menggelar tahlilan usai pemakaman. Karena pemakamannya malam, kita ajukan jadwal tahlilan,&amp;quot; ungkap Sutarmiaji, teman yang pernah membentuk grup lawak sekaligus grup musik dengan Mbah Surip, Selasa (4/8/2009).Tahlilan itu sendiri merupakan inisiatif para tetangga dan kerabat Mbah Surip. Karena saat digelar, tak satupun keluarga hadir di rumah mungil itu. Sejumlah keluarga pergi ke Jakarta untuk mengikuti prosesi pemakaman Mbah Surip sekaligus pernihakan putrinya, Resia Tri Kresnawati.Tatok Yulianto, Ketua RW setempat mengatakan, sebenarnya warga mengharap agar Mbah Surip di makamkan di kampungnya. Karena sejumlah warga mengaku ingin menyaksikan langsung prosesi pemakaman sekaligus melihat wajah terakhir pria berpenampilan nyentrik itu. &amp;quot;Tapi karena keputusan keluarga demikian, warga juga tak bisa berbuat apa-apa. Kami tetap mendoakan Mbah Surip agar diterima di sisinya, tukas Tatok,&amp;quot; ujarnya.  </description><content:encoded>MOJOKERTO - Pemakaman Mbah SuripÂ  di Depok diikuti tahlilan di rumahnya, Magersari Gang Buntu No 12, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, malam ini. Ratusan kerabat, tetangga dan teman sekolah Mbah Surip turut hadir mendoakan pelantun lagu &amp;quot;Tak Gendong&amp;quot; itu. &amp;quot;Tahlilan yang digelar di gang masuk menuju rumah itu dimulai sekira pukul 20.00 WIB. Jam ini maju dari rencana semula yang akan menggelar tahlilan usai pemakaman. Karena pemakamannya malam, kita ajukan jadwal tahlilan,&amp;quot; ungkap Sutarmiaji, teman yang pernah membentuk grup lawak sekaligus grup musik dengan Mbah Surip, Selasa (4/8/2009).Tahlilan itu sendiri merupakan inisiatif para tetangga dan kerabat Mbah Surip. Karena saat digelar, tak satupun keluarga hadir di rumah mungil itu. Sejumlah keluarga pergi ke Jakarta untuk mengikuti prosesi pemakaman Mbah Surip sekaligus pernihakan putrinya, Resia Tri Kresnawati.Tatok Yulianto, Ketua RW setempat mengatakan, sebenarnya warga mengharap agar Mbah Surip di makamkan di kampungnya. Karena sejumlah warga mengaku ingin menyaksikan langsung prosesi pemakaman sekaligus melihat wajah terakhir pria berpenampilan nyentrik itu. &amp;quot;Tapi karena keputusan keluarga demikian, warga juga tak bisa berbuat apa-apa. Kami tetap mendoakan Mbah Surip agar diterima di sisinya, tukas Tatok,&amp;quot; ujarnya.  </content:encoded></item></channel></rss>
