<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musiknya Aneh, Demo Lagu Mbah Surip Sering Ditolak Label</title><description>Kesuksesan Mbah Surip saat ini tidak diraih dengan mudah. Dia juga sering mengalami penolakan saat mengirimkan demo lagu. Seperti dialaminya, saat mengirim lagu ke label Musica.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245024/musiknya-aneh-demo-lagu-mbah-surip-sering-ditolak-label</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245024/musiknya-aneh-demo-lagu-mbah-surip-sering-ditolak-label"/><item><title>Musiknya Aneh, Demo Lagu Mbah Surip Sering Ditolak Label</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245024/musiknya-aneh-demo-lagu-mbah-surip-sering-ditolak-label</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/08/04/33/245024/musiknya-aneh-demo-lagu-mbah-surip-sering-ditolak-label</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2009 08:11 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/08/04/33/245024/Zl794bij19.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: Elang Riki Yanuar/okezone).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/08/04/33/245024/Zl794bij19.jpg</image><title>(foto: Elang Riki Yanuar/okezone).</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    DEPOK - Kesuksesan Mbah Surip saat ini tidak diraih dengan mudah. Dia juga sering mengalami penolakan saat mengirimkan demo lagu. Seperti dialaminya, saat mengirim lagu ke label Musica.  Hal tersebut diceritakan mantan karyawan di Musica, Adit OB saat melayat ke rumah duka, Selasa (4/8/2009) malam.  &amp;quot;Dulu saat saya di Musica, saya ingat Mbah Surip itu rajin banget ngirim demo lagu. Tapi ditolak melulu. Karena warnanya beda, sejak tahun 1989. Lagu-lagu ini sejak 20 tahun lalu memang sering gue denger,&amp;quot; katanya.  Meski begitu, Mbah Surip tetap mengirimkan demo lagu yang sama ke label yang sama, tak pernah menyerah.  Kemudian, saat dirinya keluar dari Musica dan bergabung dengan label Falcon, dia pun ingat dengan lagu Mbah Surip. Dia saat itu berpikir lagu Mbah Surip sangat bagus dipenggal-penggal untuk RBT.  Dia pun langsung mencari Mbah Surip, tapi kesulitan. Barulah kemudian di Cibubur, dia bertemu Mbah Surip.  Â   &amp;quot;Saya bilang ke Mbah Surip, bagaimana kalau lagunya dibuat untuk RBT. Mbah Surip nanya RBT itu apa? itu lho lagu buat handphone. Wah saya ingin merasakan uang RBT, kata Mbah Surip,&amp;quot; tutur Adit mengutip pembicarannya dengan Mbah Surip.    </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    DEPOK - Kesuksesan Mbah Surip saat ini tidak diraih dengan mudah. Dia juga sering mengalami penolakan saat mengirimkan demo lagu. Seperti dialaminya, saat mengirim lagu ke label Musica.  Hal tersebut diceritakan mantan karyawan di Musica, Adit OB saat melayat ke rumah duka, Selasa (4/8/2009) malam.  &amp;quot;Dulu saat saya di Musica, saya ingat Mbah Surip itu rajin banget ngirim demo lagu. Tapi ditolak melulu. Karena warnanya beda, sejak tahun 1989. Lagu-lagu ini sejak 20 tahun lalu memang sering gue denger,&amp;quot; katanya.  Meski begitu, Mbah Surip tetap mengirimkan demo lagu yang sama ke label yang sama, tak pernah menyerah.  Kemudian, saat dirinya keluar dari Musica dan bergabung dengan label Falcon, dia pun ingat dengan lagu Mbah Surip. Dia saat itu berpikir lagu Mbah Surip sangat bagus dipenggal-penggal untuk RBT.  Dia pun langsung mencari Mbah Surip, tapi kesulitan. Barulah kemudian di Cibubur, dia bertemu Mbah Surip.  Â   &amp;quot;Saya bilang ke Mbah Surip, bagaimana kalau lagunya dibuat untuk RBT. Mbah Surip nanya RBT itu apa? itu lho lagu buat handphone. Wah saya ingin merasakan uang RBT, kata Mbah Surip,&amp;quot; tutur Adit mengutip pembicarannya dengan Mbah Surip.    </content:encoded></item></channel></rss>
