<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Album Baru, D'Masiv Tak Takut Dicap Plagiat</title><description>Cap plagiat kadung melekat di album pertama D'Masiv. Berbagai kritikan mengenai kemiripan hits grup band ini tak menyurutkan langkah mereka untuk meluncurkan mini album dan album baru, November 2009.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/07/16/205/239186/album-baru-d-masiv-tak-takut-dicap-plagiat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/07/16/205/239186/album-baru-d-masiv-tak-takut-dicap-plagiat"/><item><title>Album Baru, D'Masiv Tak Takut Dicap Plagiat</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/07/16/205/239186/album-baru-d-masiv-tak-takut-dicap-plagiat</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/07/16/205/239186/album-baru-d-masiv-tak-takut-dicap-plagiat</guid><pubDate>Kamis 16 Juli 2009 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/07/16/205/239186/KBgbJc335y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/07/16/205/239186/KBgbJc335y.jpg</image><title>(Foto: Facebook)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Cap plagiat kadung melekat di album pertama D'Masiv. Berbagai kritikan mengenai kemiripan hits grup band ini tak menyurutkan langkah mereka untuk meluncurkan mini album dan album baru, November 2009.   &amp;quot;Saat kita sukses dan di saat kita sudah diterima, kan tidak semua orang suka. Ada pro dan kontra. Kita anggap itu semua cobaan,&amp;quot; ujar sang vokalis, Ryan, di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (15/9/2009).  Dia menambahkan, D'Masiv menyadari banyak orang yang memperhatikan setiap lagunya. Bahkan, sampai menyamakan nada demi nada dengan band lain.  &amp;quot;Sekarang kita juga sedang proses album baru. Energinya lebih besar karena kita buat di sela-sela manggung dan tur,&amp;quot; tutur Ryan.  Mereka berharap, di album baru nanti tidak ada lagi yang mirip dengan lagu band lain.  &amp;quot;Notasi kalau ada kesamaan sedikit, itu kan wajar. Bikin nada lagu itu susah. Mendapatkan nada lagu itu sebuah anugerah,&amp;quot; imbuhnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4             /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Cap plagiat kadung melekat di album pertama D'Masiv. Berbagai kritikan mengenai kemiripan hits grup band ini tak menyurutkan langkah mereka untuk meluncurkan mini album dan album baru, November 2009.   &amp;quot;Saat kita sukses dan di saat kita sudah diterima, kan tidak semua orang suka. Ada pro dan kontra. Kita anggap itu semua cobaan,&amp;quot; ujar sang vokalis, Ryan, di FX, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (15/9/2009).  Dia menambahkan, D'Masiv menyadari banyak orang yang memperhatikan setiap lagunya. Bahkan, sampai menyamakan nada demi nada dengan band lain.  &amp;quot;Sekarang kita juga sedang proses album baru. Energinya lebih besar karena kita buat di sela-sela manggung dan tur,&amp;quot; tutur Ryan.  Mereka berharap, di album baru nanti tidak ada lagi yang mirip dengan lagu band lain.  &amp;quot;Notasi kalau ada kesamaan sedikit, itu kan wajar. Bikin nada lagu itu susah. Mendapatkan nada lagu itu sebuah anugerah,&amp;quot; imbuhnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
