<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tadi Malam, Suhaebi Tidur Bareng Pemerkosa</title><description>Suami Cici Paramida, Raden Akhmad Suhaebi Hamzawi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Tadi malam sekira pukul 21.30 WIB, dia langsung ditahan.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/19/33/230905/tadi-malam-suhaebi-tidur-bareng-pemerkosa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/19/33/230905/tadi-malam-suhaebi-tidur-bareng-pemerkosa"/><item><title>Tadi Malam, Suhaebi Tidur Bareng Pemerkosa</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/19/33/230905/tadi-malam-suhaebi-tidur-bareng-pemerkosa</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/19/33/230905/tadi-malam-suhaebi-tidur-bareng-pemerkosa</guid><pubDate>Jum'at 19 Juni 2009 11:28 WIB</pubDate><dc:creator>Endang Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/19/33/230905/IBpClI8No7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: dok gospot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/19/33/230905/IBpClI8No7.jpg</image><title>(foto: dok gospot)</title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    BOGOR - Suami Cici Paramida, Raden Akhmad Suhaebi Hamzawi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Tadi malam sekira pukul 21.30 WIB, dia langsung ditahan.  Sebelumnya, Suhaebi datang ke Mapolres Kabupaten Bogor sekira pukul 12.00 WIB siang, Kamis (18/6/2009).  Dia datang ditemani kuasa hukumnya, Zul Hendri Hasan untuk melaporkan balik istrinya, yang menuding dia telah melakukan KDRT.  Namun nahas, usai laporan dia langsung diperiksa untuk melengkapi berita acara pemeriksaan dalam kasus KDRT yang menetapkan dirinya sebagai tersebut. Sekira pukul 21.00 WIB pun dia dipastikan ditahan malam ini.  Kuasa hukumnya Zul Hendri tidak menerima penahanan. Dia protes dan meminta polisi memberi kesempatan kliennya untuk melakukan jumpa pers. Di tengah perjalanan, tiba-tiba aparat kepolisian langsung menarik Ebi (Suhaebi), ke dalam kantor polisi dan langsung memasukkannya ke dalam sel.  Ebi ditahan di tahanan Reskrim Polres Kabupaten Bogor. Tidak diperlakukan istimewa. Dia ditahan bersama pelaku kriminal lainnya seperti pelaku curanmor, pembunuh, pemerkosa, dan pelaku kriminal lainnya.  Patut diketahui, Ebi dijebloskan ke tahanan dengan tuduhan telah melanggar pasal 44 ayat 1 UU No 23 tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga.</description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}    BOGOR - Suami Cici Paramida, Raden Akhmad Suhaebi Hamzawi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya. Tadi malam sekira pukul 21.30 WIB, dia langsung ditahan.  Sebelumnya, Suhaebi datang ke Mapolres Kabupaten Bogor sekira pukul 12.00 WIB siang, Kamis (18/6/2009).  Dia datang ditemani kuasa hukumnya, Zul Hendri Hasan untuk melaporkan balik istrinya, yang menuding dia telah melakukan KDRT.  Namun nahas, usai laporan dia langsung diperiksa untuk melengkapi berita acara pemeriksaan dalam kasus KDRT yang menetapkan dirinya sebagai tersebut. Sekira pukul 21.00 WIB pun dia dipastikan ditahan malam ini.  Kuasa hukumnya Zul Hendri tidak menerima penahanan. Dia protes dan meminta polisi memberi kesempatan kliennya untuk melakukan jumpa pers. Di tengah perjalanan, tiba-tiba aparat kepolisian langsung menarik Ebi (Suhaebi), ke dalam kantor polisi dan langsung memasukkannya ke dalam sel.  Ebi ditahan di tahanan Reskrim Polres Kabupaten Bogor. Tidak diperlakukan istimewa. Dia ditahan bersama pelaku kriminal lainnya seperti pelaku curanmor, pembunuh, pemerkosa, dan pelaku kriminal lainnya.  Patut diketahui, Ebi dijebloskan ke tahanan dengan tuduhan telah melanggar pasal 44 ayat 1 UU No 23 tahun 2004, tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga.</content:encoded></item></channel></rss>
