<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tuding KBRI Disuap, Manohara Kutip Pernyataan Fakhry</title><description>Pernyataan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia telah disuap Kerajaan Kelantan sebenarnya bukanlah pernyataan Manohara Odelia Pinot. Â  Â </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/09/33/227494/tuding-kbri-disuap-manohara-kutip-pernyataan-fakhry</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/09/33/227494/tuding-kbri-disuap-manohara-kutip-pernyataan-fakhry"/><item><title>Tuding KBRI Disuap, Manohara Kutip Pernyataan Fakhry</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/09/33/227494/tuding-kbri-disuap-manohara-kutip-pernyataan-fakhry</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/06/09/33/227494/tuding-kbri-disuap-manohara-kutip-pernyataan-fakhry</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2009 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/06/09/33/227494/fpsldSBrNt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(foto: blogspot)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/06/09/33/227494/fpsldSBrNt.jpg</image><title>(foto: blogspot)</title></images><description>JAKARTA - Pernyataan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia telah disuap Kerajaan Kelantan sebenarnya bukanlah pernyataan Manohara Odelia Pinot.&amp;quot;Pernyataan itu bukan bersumber dari Manohara,. Tetapi dia mendengar dari Tengku Fakhry,&amp;quot; ungkap Warsito, kuasa hukum Manohara di Kantor Hotmas Paris Hutapea, Gedung Summitmas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (9/6/2009).Untuk mengklarifikasi hal ini, lanjut Warsito, pihaknya akan bertemu dengan Dubes RI di Malaysia Dai Bachtiar untuk meluruskan hal ini. &amp;quot;Kita juga akan minta bantuan agar difasilitasi bertemu dengan pihak Kelantan,&amp;quot; katanya.Di tempat yang sama Mano mengungkapkan, suatu waktu Pangeran Fakhry pernah mengatakan kepadanya bahwa pemerintah Indonesia telah dia suap.&amp;quot;Kamu jangan coba-coba keluar dari Kelantan. Karena tidak ada kemungkinan kamu keluar dari sini. Karena keluarga kamu, termasuk government (pemerintah,red) Indonesia telah saya bayar dan saya beli,&amp;quot; kutip Manohara.Kuasa hukumnya Hotman Paris menambahkan, seharusnya Kedubes Malaysia lebih responsif terhadap pengaduan mengenai hak asasi manusia. &amp;quot;Karena mereka dibayar oleh rakyat,&amp;quot; ujarnya.Â  Dia mencontohkan polisi Singapura, ketika ada pengaduan mereka langsung mengecek. Namun, tidak masuk ke dalam ruang lingkup pernikahan. Â  Â </description><content:encoded>JAKARTA - Pernyataan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia telah disuap Kerajaan Kelantan sebenarnya bukanlah pernyataan Manohara Odelia Pinot.&amp;quot;Pernyataan itu bukan bersumber dari Manohara,. Tetapi dia mendengar dari Tengku Fakhry,&amp;quot; ungkap Warsito, kuasa hukum Manohara di Kantor Hotmas Paris Hutapea, Gedung Summitmas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (9/6/2009).Untuk mengklarifikasi hal ini, lanjut Warsito, pihaknya akan bertemu dengan Dubes RI di Malaysia Dai Bachtiar untuk meluruskan hal ini. &amp;quot;Kita juga akan minta bantuan agar difasilitasi bertemu dengan pihak Kelantan,&amp;quot; katanya.Di tempat yang sama Mano mengungkapkan, suatu waktu Pangeran Fakhry pernah mengatakan kepadanya bahwa pemerintah Indonesia telah dia suap.&amp;quot;Kamu jangan coba-coba keluar dari Kelantan. Karena tidak ada kemungkinan kamu keluar dari sini. Karena keluarga kamu, termasuk government (pemerintah,red) Indonesia telah saya bayar dan saya beli,&amp;quot; kutip Manohara.Kuasa hukumnya Hotman Paris menambahkan, seharusnya Kedubes Malaysia lebih responsif terhadap pengaduan mengenai hak asasi manusia. &amp;quot;Karena mereka dibayar oleh rakyat,&amp;quot; ujarnya.Â  Dia mencontohkan polisi Singapura, ketika ada pengaduan mereka langsung mengecek. Namun, tidak masuk ke dalam ruang lingkup pernikahan. Â  Â </content:encoded></item></channel></rss>
