<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seventeen: Band Plagiat Tidak Kreatif</title><description>Belakangan ini marak band baru bermunculan. Mirisnya, di antara band baru tersebut ada yang lagunya merupakan hasil plagiat. Seventeen menuding band yang berlaku plagiat sama sekali tidak kreatif.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/07/205/217609/seventeen-band-plagiat-tidak-kreatif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/07/205/217609/seventeen-band-plagiat-tidak-kreatif"/><item><title>Seventeen: Band Plagiat Tidak Kreatif</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/07/205/217609/seventeen-band-plagiat-tidak-kreatif</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/07/205/217609/seventeen-band-plagiat-tidak-kreatif</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2009 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/05/07/205/217609/QE0D299BQW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seventeen (Foto:dok.Audiopro)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/05/07/205/217609/QE0D299BQW.jpg</image><title>Seventeen (Foto:dok.Audiopro)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Belakangan ini marak band baru bermunculan. Mirisnya, di antara band baru tersebut ada yang lagunya merupakan hasil plagiat. Seventeen menuding band yang berlaku plagiat sama sekali tidak kreatif.  &amp;quot;Kalau memang benar ada band yang plagiat, berarti enggak kreatif. Nada musik kan cuma ada tujuh, bisa saja ada kesamaan kan. Itu biasa, asalkan tidak disengaja. Kalau sengaja, berarti kurang kreatif dan kurang pintar,&amp;quot; kata vokalis Seventeen, Ifan, saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (7/5/2009).  Beberapa musisi pernah ketiban tudingan plagiat. Duo Maia untuk lagu Ingat Kamu sempat disebut-sebut plagiat. Begitu juga lagu D'Masiv, Diam Tanpa Kata. Kalau kata Ifan, kemiripan dalam sebuah lagu dengan lagu milik orang lain masih bisa dibilang wajar jika hanya mirip beberapa nada saja.  &amp;quot;Plagiat itu kalau kemiripan nadanya lebih dari delapan. Nada ka nada tujuh, ini miripnya ada delapan nada,&amp;quot; imbuhnya sambil tersenyum.  Mendengarkan musik dari musisi luar negeri sah-sah saja dilakukan asalkan ujung-ujungnya tidak sampai mencontek.  &amp;quot;Mendengarkan musik luar enggak apa-apa untuk referensi. Semua penyanyi juga punya referensi. Tapi jangan sampai mencontek. Kita hampir mendengarkan semua lagu, mulai dangdut sampai rock karena referensi memang dari mana saja. Yang pasti kita enggak mencontek,&amp;quot; tegas pelantun Selalu Mengalah ini.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Belakangan ini marak band baru bermunculan. Mirisnya, di antara band baru tersebut ada yang lagunya merupakan hasil plagiat. Seventeen menuding band yang berlaku plagiat sama sekali tidak kreatif.  &amp;quot;Kalau memang benar ada band yang plagiat, berarti enggak kreatif. Nada musik kan cuma ada tujuh, bisa saja ada kesamaan kan. Itu biasa, asalkan tidak disengaja. Kalau sengaja, berarti kurang kreatif dan kurang pintar,&amp;quot; kata vokalis Seventeen, Ifan, saat ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (7/5/2009).  Beberapa musisi pernah ketiban tudingan plagiat. Duo Maia untuk lagu Ingat Kamu sempat disebut-sebut plagiat. Begitu juga lagu D'Masiv, Diam Tanpa Kata. Kalau kata Ifan, kemiripan dalam sebuah lagu dengan lagu milik orang lain masih bisa dibilang wajar jika hanya mirip beberapa nada saja.  &amp;quot;Plagiat itu kalau kemiripan nadanya lebih dari delapan. Nada ka nada tujuh, ini miripnya ada delapan nada,&amp;quot; imbuhnya sambil tersenyum.  Mendengarkan musik dari musisi luar negeri sah-sah saja dilakukan asalkan ujung-ujungnya tidak sampai mencontek.  &amp;quot;Mendengarkan musik luar enggak apa-apa untuk referensi. Semua penyanyi juga punya referensi. Tapi jangan sampai mencontek. Kita hampir mendengarkan semua lagu, mulai dangdut sampai rock karena referensi memang dari mana saja. Yang pasti kita enggak mencontek,&amp;quot; tegas pelantun Selalu Mengalah ini.    </content:encoded></item></channel></rss>
