<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vatikan Tak Mau 'Promosikan' Angel &amp; Demons</title><description>Keusukupan Agung Vatikan tidak mau menanggapi perihal munculnya film &amp;quot;Angel &amp;amp; Demons&amp;quot; yang tidak jauh berbeda dengan &amp;quot;Da Vinci Code&amp;quot;, dan &amp;quot;The Golden Compass&amp;quot;.  </description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/01/206/215845/vatikan-tak-mau-promosikan-angel-demons</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/01/206/215845/vatikan-tak-mau-promosikan-angel-demons"/><item><title>Vatikan Tak Mau 'Promosikan' Angel &amp; Demons</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/01/206/215845/vatikan-tak-mau-promosikan-angel-demons</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/05/01/206/215845/vatikan-tak-mau-promosikan-angel-demons</guid><pubDate>Jum'at 01 Mei 2009 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Syukri Rahmatullah</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}   ROMA - Keusukupan Agung Vatikan tidak mau menanggapi perihal munculnya film &amp;quot;Angel &amp;amp; Demons&amp;quot; yang tidak jauh berbeda dengan &amp;quot;Da Vinci Code&amp;quot;, dan &amp;quot;The Golden Compass&amp;quot;.  &amp;quot;Mendramatisi isu secara sukarela merupakan publikasi untuk 'Angel &amp;amp; Demons',&amp;quot; kata Uskup Besar Velasio De Paolis saat diinterview Koran Italia La Stampa, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (1/5/2009).Menghadapi hal seperti ini, dia mengimbau berhati-hati dan tidak ikut terpancing dengan film ini. &amp;quot;Hati-hati, jangan ikut permainan mereka,&amp;quot; katanya.  Da Vinci Code dinilai sebagai gangguan bagi Vatikan dan sebagian umat Katolik karena di dalam ceritanya, Jesus dikatakan menikah dengan Mary Magdalena dan keduanya memiliki anak, merekayasa penobatan dengan darah, yang katanya disembunyikan pihak gereja selama berabab-abad.  Padahal dalam ajaran Kristen diajarkan bahwa Jesus tidak pernah menikah, telah disalib dan akan dibangkitkan kembali dari kematian.  Di samping kontroversi itu dan serangan kritikus dalam festival film Cannes, di mana film itu dilaunching, film Da Vinci Code telah mengantongi keuntungan lebih dari USD750 juta. Hal ini membenarkan teori bahwa tidak ada publikasi adalah publikasi yang buruk.  </description><content:encoded>     Normal   0               false   false   false      EN-US   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;}   ROMA - Keusukupan Agung Vatikan tidak mau menanggapi perihal munculnya film &amp;quot;Angel &amp;amp; Demons&amp;quot; yang tidak jauh berbeda dengan &amp;quot;Da Vinci Code&amp;quot;, dan &amp;quot;The Golden Compass&amp;quot;.  &amp;quot;Mendramatisi isu secara sukarela merupakan publikasi untuk 'Angel &amp;amp; Demons',&amp;quot; kata Uskup Besar Velasio De Paolis saat diinterview Koran Italia La Stampa, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (1/5/2009).Menghadapi hal seperti ini, dia mengimbau berhati-hati dan tidak ikut terpancing dengan film ini. &amp;quot;Hati-hati, jangan ikut permainan mereka,&amp;quot; katanya.  Da Vinci Code dinilai sebagai gangguan bagi Vatikan dan sebagian umat Katolik karena di dalam ceritanya, Jesus dikatakan menikah dengan Mary Magdalena dan keduanya memiliki anak, merekayasa penobatan dengan darah, yang katanya disembunyikan pihak gereja selama berabab-abad.  Padahal dalam ajaran Kristen diajarkan bahwa Jesus tidak pernah menikah, telah disalib dan akan dibangkitkan kembali dari kematian.  Di samping kontroversi itu dan serangan kritikus dalam festival film Cannes, di mana film itu dilaunching, film Da Vinci Code telah mengantongi keuntungan lebih dari USD750 juta. Hal ini membenarkan teori bahwa tidak ada publikasi adalah publikasi yang buruk.  </content:encoded></item></channel></rss>
