<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mata Korban Marcella Lebam Ditonjok Kakaknya Sendiri</title><description>Mata korban Marcella Zalianty, Agung Setiawan, lebam. Dia mengaku lebam itu didapat akibat penganiayaan korban Marcella. Di sidang baru ketahuan bahwa yang menonjok ternyata kakak Agung, 19 tahun silam.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212213/mata-korban-marcella-lebam-ditonjok-kakaknya-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212213/mata-korban-marcella-lebam-ditonjok-kakaknya-sendiri"/><item><title>Mata Korban Marcella Lebam Ditonjok Kakaknya Sendiri</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212213/mata-korban-marcella-lebam-ditonjok-kakaknya-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212213/mata-korban-marcella-lebam-ditonjok-kakaknya-sendiri</guid><pubDate>Senin 20 April 2009 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Elang Riki Yanuar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2009/04/20/33/212213/WDOerXCnpC.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Agung Setiawan (Foto:Elang Riki/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2009/04/20/33/212213/WDOerXCnpC.JPG</image><title>Agung Setiawan (Foto:Elang Riki/Okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Mata korban Marcella Zalianty, Agung Setiawan, lebam. Dia mengaku lebam itu didapat akibat penganiayaan korban Marcella. Di sidang baru ketahuan bahwa yang menonjok ternyata kakak Agung, 19 tahun silam.  &amp;quot;Mata Agung memang ada kelainan sejak 1990-an. Dia berantem dengan saya. Jadi dia cacat,&amp;quot; ujar kakak Agung, Heru, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada Raya, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2009).  Pangkal pertengkaran itu, kata Heru, akibat Agung berutang dan tak mau membayar.  &amp;quot;Namanya juga anak muda. Emosi. Agung pinjam uang saya dan enggak dibayar. Jadinya saya berantem sama Agung. Saya juga tahu dia ditahan di Yogya karena enggak bayar utang sekira tahun 2000-an,&amp;quot; beber Heru.  Track record Agung yang doyan ngutang itu juga diakui oleh ibunda Agung, Sulastri. Dia hadir di sidang sebagai saksi.  &amp;quot;Dulu sering ada orang datang ke rumah untuk menagih utang,&amp;quot; kata Sulastri.  Saat Marcella dan kawan-kawan menahan Agung dan menelepon Sulastri pada 3 Desember 2008, Sulastri mendengar bahwa Agung disekap dan diminta melunasi utang Rp20 juta.  &amp;quot;Ada suara laki-laki bilang Agung itu penipu. Ada juga suara cewek bilang, 'Anak ibu punya utang Rp20 juta, ibu harus bayar. Saya kasih waktu 15 menit',&amp;quot; tutur Sulastri.   Ketika itu, kepada ibunya, Agung mengaku disekap dan disiksa. Jika utang tidak juga dibayar, Agung mengaku akan terus disekap.  &amp;quot;Agung cuma bilang disiksa. Caranya disiksa seperti apa, saya enggak tahu,&amp;quot; imbuh dia.   Masih kata Sulastri, Agung yang sejak kecil menganut agama Katolik itu pernah menamatkan sekolah hingga SMA. Namun, dia tidak tahu apakah kuliah Agung di STIE YKPN Yogya, lulus atau tidak.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Mata korban Marcella Zalianty, Agung Setiawan, lebam. Dia mengaku lebam itu didapat akibat penganiayaan korban Marcella. Di sidang baru ketahuan bahwa yang menonjok ternyata kakak Agung, 19 tahun silam.  &amp;quot;Mata Agung memang ada kelainan sejak 1990-an. Dia berantem dengan saya. Jadi dia cacat,&amp;quot; ujar kakak Agung, Heru, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada Raya, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2009).  Pangkal pertengkaran itu, kata Heru, akibat Agung berutang dan tak mau membayar.  &amp;quot;Namanya juga anak muda. Emosi. Agung pinjam uang saya dan enggak dibayar. Jadinya saya berantem sama Agung. Saya juga tahu dia ditahan di Yogya karena enggak bayar utang sekira tahun 2000-an,&amp;quot; beber Heru.  Track record Agung yang doyan ngutang itu juga diakui oleh ibunda Agung, Sulastri. Dia hadir di sidang sebagai saksi.  &amp;quot;Dulu sering ada orang datang ke rumah untuk menagih utang,&amp;quot; kata Sulastri.  Saat Marcella dan kawan-kawan menahan Agung dan menelepon Sulastri pada 3 Desember 2008, Sulastri mendengar bahwa Agung disekap dan diminta melunasi utang Rp20 juta.  &amp;quot;Ada suara laki-laki bilang Agung itu penipu. Ada juga suara cewek bilang, 'Anak ibu punya utang Rp20 juta, ibu harus bayar. Saya kasih waktu 15 menit',&amp;quot; tutur Sulastri.   Ketika itu, kepada ibunya, Agung mengaku disekap dan disiksa. Jika utang tidak juga dibayar, Agung mengaku akan terus disekap.  &amp;quot;Agung cuma bilang disiksa. Caranya disiksa seperti apa, saya enggak tahu,&amp;quot; imbuh dia.   Masih kata Sulastri, Agung yang sejak kecil menganut agama Katolik itu pernah menamatkan sekolah hingga SMA. Namun, dia tidak tahu apakah kuliah Agung di STIE YKPN Yogya, lulus atau tidak.    </content:encoded></item></channel></rss>
