<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seteru Hughes Dicurigai Mati Diracun</title><description>Kematian SB Duta, seteru Dewi Hughes, secara mendadak menyisakan misteri. Muncul dugaan, Duta tewas karena diracun.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/11/27/33/168488/seteru-hughes-dicurigai-mati-diracun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2008/11/27/33/168488/seteru-hughes-dicurigai-mati-diracun"/><item><title>Seteru Hughes Dicurigai Mati Diracun</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/11/27/33/168488/seteru-hughes-dicurigai-mati-diracun</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2008/11/27/33/168488/seteru-hughes-dicurigai-mati-diracun</guid><pubDate>Kamis 27 November 2008 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Tomi Tresnady</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/11/27/33/168488/5HFjeoLsU5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hughes (Foto:Johan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/11/27/33/168488/5HFjeoLsU5.jpg</image><title>Hughes (Foto:Johan/Okezone)</title></images><description>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Kematian SB Duta, seteru Dewi Hughes, secara mendadak menyisakan misteri. Muncul dugaan, Duta tewas karena diracun.  Ketika itu Rabu, 12 November 2008. Duta dan pengacaranya, Farhat Abbas, bertandang ke Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, untuk mengikuti acara penobatan Tamara Bleszynski sebagai Duta Tinju Indonesia. Pulang dari sana, Duta dan Farhat berpisah. Duta memilih naik taksi.  &amp;quot;Duta pulang naik taksi dan sakit perut. Saking sakitnya, dia menyenderkan kepala di bahu sopir taksi dan akhirnya meninggal di taksi,&amp;quot; beber Farhat yang ditemui saat melaporkan Hughes di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II No 42, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).  Suami Nia Daniati itu melanjutkan, oleh sopir taksi Duta dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Setibanya di sana, dokter memastikan Duta sudah tak bernyawa, pukul 19.30 WIB.  &amp;quot;Semula rencananya pulang dari GBK, Duta mau terapi di kawasan Fatmawati,&amp;quot; kata Farhat.  Farhat dan keluarga Duta menduga Duta diracun karena seumur hidupnya Duta tak punya riwayat sakit di bagian perut. Semula kematian Duta disebutkan karena stroke dan jantung akibat terlalu stres. Padahal, istri Duta menyatakan suaminya itu tak punya penyakit jantung.  Mengenai dugaan Duta diracun, Farhat belum mau banyak komentar.   &amp;quot;Walaupun belum terbukti, minimal keluarga tahu almarhum memegang perutnya sebelum meninggal. Apakah diracun? Setelah autopsi, baru soal pidananya nanti akan kita bicarakan,&amp;quot; jelasnya.    </description><content:encoded>     Normal   0         false   false   false                             MicrosoftInternetExplorer4          st1:*{behavior:url(#ieooui) }       /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;}    JAKARTA - Kematian SB Duta, seteru Dewi Hughes, secara mendadak menyisakan misteri. Muncul dugaan, Duta tewas karena diracun.  Ketika itu Rabu, 12 November 2008. Duta dan pengacaranya, Farhat Abbas, bertandang ke Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, untuk mengikuti acara penobatan Tamara Bleszynski sebagai Duta Tinju Indonesia. Pulang dari sana, Duta dan Farhat berpisah. Duta memilih naik taksi.  &amp;quot;Duta pulang naik taksi dan sakit perut. Saking sakitnya, dia menyenderkan kepala di bahu sopir taksi dan akhirnya meninggal di taksi,&amp;quot; beber Farhat yang ditemui saat melaporkan Hughes di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II No 42, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).  Suami Nia Daniati itu melanjutkan, oleh sopir taksi Duta dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Setibanya di sana, dokter memastikan Duta sudah tak bernyawa, pukul 19.30 WIB.  &amp;quot;Semula rencananya pulang dari GBK, Duta mau terapi di kawasan Fatmawati,&amp;quot; kata Farhat.  Farhat dan keluarga Duta menduga Duta diracun karena seumur hidupnya Duta tak punya riwayat sakit di bagian perut. Semula kematian Duta disebutkan karena stroke dan jantung akibat terlalu stres. Padahal, istri Duta menyatakan suaminya itu tak punya penyakit jantung.  Mengenai dugaan Duta diracun, Farhat belum mau banyak komentar.   &amp;quot;Walaupun belum terbukti, minimal keluarga tahu almarhum memegang perutnya sebelum meninggal. Apakah diracun? Setelah autopsi, baru soal pidananya nanti akan kita bicarakan,&amp;quot; jelasnya.    </content:encoded></item></channel></rss>
