<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nadia Saphira, Obsesi Pengacara Cantik</title><description>Siapa kira, Nadia Saphira memiliki cita-cita setinggi langit. Dia berniat menjadi pengacara. Bukan sembarang pengacara, tapi pengacara cantik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/29/33/113524/nadia-saphira-obsesi-pengacara-cantik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/29/33/113524/nadia-saphira-obsesi-pengacara-cantik"/><item><title>Nadia Saphira, Obsesi Pengacara Cantik</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/29/33/113524/nadia-saphira-obsesi-pengacara-cantik</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/29/33/113524/nadia-saphira-obsesi-pengacara-cantik</guid><pubDate>Kamis 29 Mei 2008 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Finalia Kodrati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/05/29/33/113524/9rjqXI5Hea.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Nadia Saphira (Foto:Johan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/05/29/33/113524/9rjqXI5Hea.JPG</image><title>Nadia Saphira (Foto:Johan/Okezone)</title></images><description>  JAKARTA - Siapa kira, Nadia Saphira memiliki cita-cita setinggi langit. Dia berniat menjadi pengacara. Bukan sembarang pengacara, tapi pengacara cantik.  Aktris muda ini memang tengah serius menimba pendidikan sarjana strata satu di fakultas hukum Universitas Pelita Harapan.  &amp;quot;Menjadi pengacara merupakan obsesi gue. Gue ingin menjadi lawyer yang cantik,&amp;quot; ungkap Nadia di premier film Coblos Cinta, di Studio XXI, Senayan  City, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2008) malam.  Cita-cita menjadi pengacara itu diakui Nadia terinspirasi dari sang ayah. Melihat ayahnya berprofesi pengacara, dara kelahiran 20 Oktober 1987, ini tertarik.  &amp;quot;Ini cita-cita gue dari kecil. Gue melihat papa yang pengacara. Makanya, gue kuliah ambil hukum untuk menuju ke arah sana. Kalau sudah cita-cita apa pun akan gue lakukan, meski harus capek syuting dan kuliah,&amp;quot; jelas bintang sinetron Ada Apa Dengan Cinta ini.   Menjalani kegiatan kuliah dan syuting secara berbarengan, tidak bisa dibilang mudah. Kepandaian mengatur jadwal, disiplin, dan tak mudah menyerah menjadi kunci keberhasilan.  &amp;quot;Sekarang saja gue sedang musim ujian. Malam ini gue tetap harus menghadiri premiere film. Capek sih, tapi sudah risiko. Gue harus siap menjalani keduanya. Kebetulan gue terbiasa belajar dari jauh-jauh hari, jadi nggak masalah,&amp;quot; ucapnya.</description><content:encoded>  JAKARTA - Siapa kira, Nadia Saphira memiliki cita-cita setinggi langit. Dia berniat menjadi pengacara. Bukan sembarang pengacara, tapi pengacara cantik.  Aktris muda ini memang tengah serius menimba pendidikan sarjana strata satu di fakultas hukum Universitas Pelita Harapan.  &amp;quot;Menjadi pengacara merupakan obsesi gue. Gue ingin menjadi lawyer yang cantik,&amp;quot; ungkap Nadia di premier film Coblos Cinta, di Studio XXI, Senayan  City, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2008) malam.  Cita-cita menjadi pengacara itu diakui Nadia terinspirasi dari sang ayah. Melihat ayahnya berprofesi pengacara, dara kelahiran 20 Oktober 1987, ini tertarik.  &amp;quot;Ini cita-cita gue dari kecil. Gue melihat papa yang pengacara. Makanya, gue kuliah ambil hukum untuk menuju ke arah sana. Kalau sudah cita-cita apa pun akan gue lakukan, meski harus capek syuting dan kuliah,&amp;quot; jelas bintang sinetron Ada Apa Dengan Cinta ini.   Menjalani kegiatan kuliah dan syuting secara berbarengan, tidak bisa dibilang mudah. Kepandaian mengatur jadwal, disiplin, dan tak mudah menyerah menjadi kunci keberhasilan.  &amp;quot;Sekarang saja gue sedang musim ujian. Malam ini gue tetap harus menghadiri premiere film. Capek sih, tapi sudah risiko. Gue harus siap menjalani keduanya. Kebetulan gue terbiasa belajar dari jauh-jauh hari, jadi nggak masalah,&amp;quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
