<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masa Karantina, Berat Tapi Positif</title><description>Masa karantina merupakan tahapan yang harus dijalani finalis Miss Indonesia. Meski berat karena banyak peraturan yang harus ditaati, ada hal positif yang bisa dipetik.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/08/33/107615/masa-karantina-berat-tapi-positif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/08/33/107615/masa-karantina-berat-tapi-positif"/><item><title>Masa Karantina, Berat Tapi Positif</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/08/33/107615/masa-karantina-berat-tapi-positif</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2008/05/08/33/107615/masa-karantina-berat-tapi-positif</guid><pubDate>Kamis 08 Mei 2008 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Lusi Catur Mahgriefie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2008/05/08/33/107615/Arg38KIVIn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebagian finalis Miss Indonesia 2008 (Foto:Yulianto/Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2008/05/08/33/107615/Arg38KIVIn.jpg</image><title>Sebagian finalis Miss Indonesia 2008 (Foto:Yulianto/Sindo)</title></images><description>  JAKARTA - Masa karantina merupakan salah satu tahap yang harus dijalani para finalis Miss Indonesia. Meski terasa berat, tekad dan keinginan untuk maju mengalahkan semuanya.  Dikatakan berat karena selama masa karantina yaitu 14 hari, ke-33 finalis harus menjalani berbagai macam pembekalan. Itu dilakukan setiap hari, mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.  Tak hanya itu, mereka harus membatasi komunikasi dengan kerabat, teman atau siapa pun yang berada di luar. Sebab, telepon selular mereka ditahan dan hanya bisa boleh dipergunakan pada jam tertentu. Tujuannya agar para finalis lebih fokus terhadap proses yang sedang dijalani.  Terlepas dari semua itu, para finalis tetap menjalaninya dengan senang hati karena banyak hal positif yang mereka dapatkan selama masa karantina. Seperti yang diutarakan finalis termuda perwakilan dari Kalimantan Tengah, Karina Kusuma (17).  &amp;quot;Menjalani karantina memang berat, tapi dengan banyaknya hal positif yang aku dapat saat masa karantina, semua jadi tidak terasa berat,&amp;quot; tutur Karina di sela-sela kunjungan ke Harian Seputar Indonesia, Gedung Annex, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2008).  Karina menambahkan, dia mendapat banyak pengetahuan melalui pembekalan yang diisi oleh sejumlah pembicara yang berkompeten. Sebut saja, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Departemen Luar Negeri.  Selain Karina, ada pula Kartika Indah Pelapory, perwakilan dari Maluku. Dara yang wajahnya sudah tidak asing lagi di layar kaca ini memiliki pandangan lain tentang proses karantina.  &amp;quot;Selain supaya lebih fokus. Masa karantina dengan berbagai batasan termasuk komunikasi, bisa berguna untuk ke depannya nanti. Misalnya, jika kita terpilih menjadi Miss Indonesia, kita bisa lebih fokus dengan apa yang harus kita kerjakan dan urus lebih dahulu. Sementara, kalau berkomunikasi dengan orang rumah misalnya, mereka pasti akan bercerita sesuatu yang mungkin bisa mempengaruhi,&amp;quot; ucap Indah.  Sekadar diketahui, malam puncak Miss Indonesia 2008 akan dihelat pada 13 Mei.</description><content:encoded>  JAKARTA - Masa karantina merupakan salah satu tahap yang harus dijalani para finalis Miss Indonesia. Meski terasa berat, tekad dan keinginan untuk maju mengalahkan semuanya.  Dikatakan berat karena selama masa karantina yaitu 14 hari, ke-33 finalis harus menjalani berbagai macam pembekalan. Itu dilakukan setiap hari, mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.  Tak hanya itu, mereka harus membatasi komunikasi dengan kerabat, teman atau siapa pun yang berada di luar. Sebab, telepon selular mereka ditahan dan hanya bisa boleh dipergunakan pada jam tertentu. Tujuannya agar para finalis lebih fokus terhadap proses yang sedang dijalani.  Terlepas dari semua itu, para finalis tetap menjalaninya dengan senang hati karena banyak hal positif yang mereka dapatkan selama masa karantina. Seperti yang diutarakan finalis termuda perwakilan dari Kalimantan Tengah, Karina Kusuma (17).  &amp;quot;Menjalani karantina memang berat, tapi dengan banyaknya hal positif yang aku dapat saat masa karantina, semua jadi tidak terasa berat,&amp;quot; tutur Karina di sela-sela kunjungan ke Harian Seputar Indonesia, Gedung Annex, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2008).  Karina menambahkan, dia mendapat banyak pengetahuan melalui pembekalan yang diisi oleh sejumlah pembicara yang berkompeten. Sebut saja, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Departemen Luar Negeri.  Selain Karina, ada pula Kartika Indah Pelapory, perwakilan dari Maluku. Dara yang wajahnya sudah tidak asing lagi di layar kaca ini memiliki pandangan lain tentang proses karantina.  &amp;quot;Selain supaya lebih fokus. Masa karantina dengan berbagai batasan termasuk komunikasi, bisa berguna untuk ke depannya nanti. Misalnya, jika kita terpilih menjadi Miss Indonesia, kita bisa lebih fokus dengan apa yang harus kita kerjakan dan urus lebih dahulu. Sementara, kalau berkomunikasi dengan orang rumah misalnya, mereka pasti akan bercerita sesuatu yang mungkin bisa mempengaruhi,&amp;quot; ucap Indah.  Sekadar diketahui, malam puncak Miss Indonesia 2008 akan dihelat pada 13 Mei.</content:encoded></item></channel></rss>
