<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri Roy Marten Teriak Histeris, Lalu Menangis</title><description>Tampaknya, kabar penangkapan Roy Marten yang tengah pesta sabu-sabu bersama temannya di Hotel Novotel Surabaya, baru diketahui keluarga. Istri Roy, Anna Maria, langsung berteriak histeris dan menangis.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/13/33/60515/istri-roy-marten-teriak-histeris-lalu-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/13/33/60515/istri-roy-marten-teriak-histeris-lalu-menangis"/><item><title>Istri Roy Marten Teriak Histeris, Lalu Menangis</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/13/33/60515/istri-roy-marten-teriak-histeris-lalu-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/13/33/60515/istri-roy-marten-teriak-histeris-lalu-menangis</guid><pubDate>Selasa 13 November 2007 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2007/11/13/33/60515/1ZhvNBKTXP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anna Maria-Roy Marten (Foto: Kapanlagi/ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2007/11/13/33/60515/1ZhvNBKTXP.jpg</image><title>Anna Maria-Roy Marten (Foto: Kapanlagi/ist)</title></images><description>JAKARTA - Tampaknya, kabar penangkapan Roy Marten yang tengah pesta sabu-sabu bersama temannya di Hotel Novotel Surabaya, baru diketahui keluarga. Istri Roy, Anna Maria, langsung berteriak histeris dan menangis.  Mulanya, kondisi kediaman Roy dan Anna di Jalan Meriam Blok D109, RT01/06, Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2007, terlihat tenang. Tidak ada tanda-tanda aktivitas mencolok di sana.  Namun, ketika okezone tiba dan hendak mengkonfirmasi berita penangkapan Roy tersebut, suasana rumah berubah. Putra Roy, Galih Marten, yang baru tiba di rumah bersama dua orang wanita sekira pukul 13.00 WIB dengan mengendarai Suzuki Swift berwarna pink B 8424 XJ, kaget saat diberitahu Roy kembali ditangkap polisi.  Galih langsung lari ke dalam rumah dan menemui Anna yang berada di dalam. Entah apa yang disampaikan Galih kepada ibunya, tiba-tiba terdengar jeritan panjang Anna yang disusul suara tangis.  Tak lama berselang, Galih keluar ke balkon lantai atas rumahnya. Wajahnya merah menahan amarah.  &amp;quot;Tolong, ini kawasan pribadi saya. Tolong kalian keluar,&amp;quot; teriak Galih dengan nada emosi.  &amp;quot;Tutup semua pintu dan jendela supaya mereka nggak bisa masuk,&amp;quot; ucapnya kepada pembantu rumahnya, masih dengan emosi.</description><content:encoded>JAKARTA - Tampaknya, kabar penangkapan Roy Marten yang tengah pesta sabu-sabu bersama temannya di Hotel Novotel Surabaya, baru diketahui keluarga. Istri Roy, Anna Maria, langsung berteriak histeris dan menangis.  Mulanya, kondisi kediaman Roy dan Anna di Jalan Meriam Blok D109, RT01/06, Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2007, terlihat tenang. Tidak ada tanda-tanda aktivitas mencolok di sana.  Namun, ketika okezone tiba dan hendak mengkonfirmasi berita penangkapan Roy tersebut, suasana rumah berubah. Putra Roy, Galih Marten, yang baru tiba di rumah bersama dua orang wanita sekira pukul 13.00 WIB dengan mengendarai Suzuki Swift berwarna pink B 8424 XJ, kaget saat diberitahu Roy kembali ditangkap polisi.  Galih langsung lari ke dalam rumah dan menemui Anna yang berada di dalam. Entah apa yang disampaikan Galih kepada ibunya, tiba-tiba terdengar jeritan panjang Anna yang disusul suara tangis.  Tak lama berselang, Galih keluar ke balkon lantai atas rumahnya. Wajahnya merah menahan amarah.  &amp;quot;Tolong, ini kawasan pribadi saya. Tolong kalian keluar,&amp;quot; teriak Galih dengan nada emosi.  &amp;quot;Tutup semua pintu dan jendela supaya mereka nggak bisa masuk,&amp;quot; ucapnya kepada pembantu rumahnya, masih dengan emosi.</content:encoded></item></channel></rss>
