<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mau Ibunya Menjanda, Gendis Menangis</title><description>Suasana ruang sidang Pengadilan Agama Jakarta Pusat tempat diselenggarakan sidang cerai Bambang Trihatmodjo-Halimah, mendadak haru. Buah hati mereka, Gendis Siti Hatmanti, menangis di depan hakim.</description><link>https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/09/33/59726/tak-mau-ibunya-menjanda-gendis-menangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/09/33/59726/tak-mau-ibunya-menjanda-gendis-menangis"/><item><title>Tak Mau Ibunya Menjanda, Gendis Menangis</title><link>https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/09/33/59726/tak-mau-ibunya-menjanda-gendis-menangis</link><guid isPermaLink="false">https://celebrity.okezone.com/read/2007/11/09/33/59726/tak-mau-ibunya-menjanda-gendis-menangis</guid><pubDate>Jum'at 09 November 2007 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Johan Sompotan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2007/11/09/33/59726/qaP12JMvsP.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2007/11/09/33/59726/qaP12JMvsP.jpg</image><title></title></images><description>  JAKARTA - Suasana ruang sidang Pengadilan Agama Jakarta Pusat tempat diselenggarakan sidang cerai Bambang Trihatmodjo-Halimah, mendadak haru. Buah hati mereka, Gendis Siti Hatmanti, menangis di depan hakim.  Agenda sidang hari ini adalah kesaksian dari pihak Halimah. Sebagai anak, Gendis datang untuk memberikan kesaksian terhadap kasus perceraian orangtuanya itu.  &amp;quot;Gendis sempat meneteskan air mata dan memohon kepada majelis hakim agar rumah tangga orangtuanya tidak dipisahkan. Itu benar-benar keinginan Gendis dari lubuk hatinya,&amp;quot; jelas kuasa hukum Halimah, Lelyana Santosa, di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Jalan KH Mas Mansyur/Jalan H Awwaludin II/2, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2007).  Gendis usai sidang langsung pergi. Dia tak mau diwawancara. &amp;quot;Terima kasih atas perhatian kalian. Doakan kami saja,&amp;quot; ucapnya, singkat.  Gendis yang dikawal ketat sekira 30 orang &amp;quot;penjaganya&amp;quot; itu langsung menuju ke mobil Mitsubishi Grandis berwarna hitam, bernopol B 8604 AQ, dan melaju.  Selain Gendis, ada satu orang saksi lagi, yakni Suryadi. Dia pengawal Bambang. Sama seperti Gendis, di hadapan majelis hakim, dia memohon agar Bambang dan Halimah tidak bercerai.  &amp;quot;Tolong majelis hakim, ini suara hati kami. Saya mewakili pegawai yang pernah bekerja di rumah pak Bambang. Jangan sampai pak Bambang dan ibu Halimah bercerai,&amp;quot; pintanya.</description><content:encoded>  JAKARTA - Suasana ruang sidang Pengadilan Agama Jakarta Pusat tempat diselenggarakan sidang cerai Bambang Trihatmodjo-Halimah, mendadak haru. Buah hati mereka, Gendis Siti Hatmanti, menangis di depan hakim.  Agenda sidang hari ini adalah kesaksian dari pihak Halimah. Sebagai anak, Gendis datang untuk memberikan kesaksian terhadap kasus perceraian orangtuanya itu.  &amp;quot;Gendis sempat meneteskan air mata dan memohon kepada majelis hakim agar rumah tangga orangtuanya tidak dipisahkan. Itu benar-benar keinginan Gendis dari lubuk hatinya,&amp;quot; jelas kuasa hukum Halimah, Lelyana Santosa, di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Jalan KH Mas Mansyur/Jalan H Awwaludin II/2, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2007).  Gendis usai sidang langsung pergi. Dia tak mau diwawancara. &amp;quot;Terima kasih atas perhatian kalian. Doakan kami saja,&amp;quot; ucapnya, singkat.  Gendis yang dikawal ketat sekira 30 orang &amp;quot;penjaganya&amp;quot; itu langsung menuju ke mobil Mitsubishi Grandis berwarna hitam, bernopol B 8604 AQ, dan melaju.  Selain Gendis, ada satu orang saksi lagi, yakni Suryadi. Dia pengawal Bambang. Sama seperti Gendis, di hadapan majelis hakim, dia memohon agar Bambang dan Halimah tidak bercerai.  &amp;quot;Tolong majelis hakim, ini suara hati kami. Saya mewakili pegawai yang pernah bekerja di rumah pak Bambang. Jangan sampai pak Bambang dan ibu Halimah bercerai,&amp;quot; pintanya.</content:encoded></item></channel></rss>
