Amy Winehouse Meninggal Setelah Bilang 'I Love You' ke Ibunda

Putri Basmalah, Jurnalis
Senin 25 Juli 2011 15:41 WIB
Amy Winehouse (Foto:Ist)
Share :

LONDON - Amy Winehouse minum alkohol hingga hari kematiannya. Sehari setelah bertemu ibunya untuk makan siang, dia sempat berujar, "Aku mencintaimu, ibu."

Penyanyi jutawan itu telah berulang kali mencoba untuk menghentikan kecanduannya terhadap alkohol, terutama vodka dan obat terlarang. Tetapi gagal. Musisi yang wafat di usia 27 tahun itu diyakini hancur setelah berpisah dari pacarnya, sutradara film Reg Traviss, yang sempat terlihat di rumah Amie beberapa jam sebelum jasadnya ditemukan.

Diduga pelantun Back to Black itu membeli obat-obatan pada malam sebelum kematiannya. Tapi penyelidikan awal polisi tidak menunjukkan kepemilikan obat ditemukan di rumah Amy. Sumber kepolisian mengatakan, dia meninggal setelah pesta minuman keras.

Ditanya tentang keadaan kematian Amy, juru bicara Chris Goodman mengatakan, "Amy sedang sendiri di rumah, dan hanya ada satu penjaga yang memang kami tunjuk untuk menjaga Amy selama beberapa tahun terakhir". Amy berada di kamarnya karena ingin istirahat. Ketika penjaga kembali ke kamar untuk membangunkannya, Amy ditemukan sudah tidak bernapas.

"Dia pun langsung memanggil layanan darurat. Dia sangat terkejut. Pada tahap ini tidak ada yang tahu bagaimana dia meninggal. Dia meninggal sendirian di tempat tidur," ujar Chris yang dikutip Dailymail, Senin (25/7/2011).

Penjaga keamanan bernama Andrew Morris itu mengatakan, ada kemungkinan Amy telah meninggal enam jam sebelum ditemukan.

Amy makan siang dengan ibundanya, Janis, sehari sebelum meninggal. Sebagai ibu dan anak, Amy pun mencium ibunya di depan pintu dan berkata berkata, "Aku mencintaimu, ibu."

"Itu adalah kata-kata yang keluar dari mulut Amy dan akan selalu saya ingat," kata Janis, yang tinggal di Enfield, London Utara.

Janis percaya kematian putrinya hanya masalah waktu. Mereka bertemu di Camden dan Janis mengatakan putrinya tampak letih. "Tapi itu bukan keletihan seperti biasa, karena saya tahu dia selalu tidur terlambat. Kepergiannya begitu tiba-tiba dan masih membuat saya terpukul," tutur Janis.

Sementara itu, Amy juga menjalani pemeriksaan medis oleh dokter hanya beberapa jam sebelum meninggal. "Dokter senang dengan kondisinya. Ketika dokter meninggalkan Amy pada malam Jumat, dia tidak punya kekhawatiran. Namun di luar dugaan, kurang dari 24 jam kemudian dia ditemukan tewas," kata sumber.

"Kesehatan Amy sudah sangat rapuh dan dia telah memiliki serangkaian pemeriksaan medis," imbuhnya.

Keluarga Amy akan diberikan hasil pemeriksaan hari ini. Dengan demikian, jenazah Amy bisa segera dikebumikan.

(ang)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya