JAKARTA - Risty Tagor Memilih operasi caesar untuk melahirkan Arsen Raffa Balweel. Meskipun sebenarnya, dia sangat ingin melahirkan secara normal.
Kepada Okezone, Risty Tagor menceritakan bagaimana proses operasi yang dijalaninya.
“Kontraksi dari jam 2 pagi sampai jam 7 malam, baru pembukaan dua. Sedangkan kontraksi dahsyat sudah tiap dua sampai tiga menit sekali,” urainya
Dengan pertimbangan takut membahayakan Arsen, apalagi Risty mudah pingsan, akhirnya Rifky pun sepakat mengizinkan istrinya untuk dibawa ke meja operasi.
“Akhirnya kita enggak mau ambil risiko. Dan kami memilih caesar,” kata dia.
Menjadi ibu adalah hal yang sangat disyukuri oleh Risty. Bagaimana tidak, proses melahirkan Arsen tidaklah mudah baginya.
Risty merasakan dua proses, kontraksi dan pembukaan seperti persalinan normal. Namun akhirnya dia juga merasakan sakitnya jahitan operasi caesar.
“Yang paling aku syukuri, Arsen pintar tidurnya. Minum ASInya sama sekali enggak bikin aku stres. Aku bisa menikmatinya, biarpun setelah dia tidur, baru berasa capek badannya. Sama tangan kanan kiri gemetaran karena gendong dia terus,” urainya bahagia.
Proses inisiasi usai melahirkan pun begitu cepat. Risty bersyukur, tiga jam setelah selesai operasi Arsen dibawa ke kamar, langsung bisa ASI.
“Cepat kok. Arsen pintar dan selesai operasi jam 8, jam 12 dia dibawa ke kamar sudah ASI dan langsung pas,” tuturnya.
(nov)