FPI Kesal Dimanfaatkan untuk Dongkrak Film

Johan Sompotan, Jurnalis
Rabu 01 Desember 2010 18:23 WIB
(Foto: Koran SI)
Share :

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) sepertinya menyadari, aksi menolak kedatangan Miyabi, malah bermanfaat bagi rumah produksi untuk mendongkrak popularitas film yang dibintangi aktris asal Jepang itu.

“Jangan manfaatkan kami untuk dongkrat film kalian,” teriak FPI saat berorasi di depan Kantor Maxima, Mangga Dua, Jakarta, Rabu (1/12/2010).

Malah FPI menawarkan dukungan kepada Maxima, jika rumah produksi yang dipimpin Ody Mulya Hidayat itu mau memproduksi film-film religi.

“Kalau mau buat film religi, silakan. Pasti kami akan bantu dan kami siap untuk bantu,” ujar Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim Asegaf menawarkan.

FPI menegaskan, mereka tidak keberatan dengan kedatangan Julia Roberts untuk syuting Eat Pray Love di Bali. Pasalnya, film itu tidak didominasi oleh adegan-adegan sensual, seperti film horor produksi Maxima, yang terkenal dengan bumbu-bumbu seksnya.

“Tapi, karena ini ada Miyabi, kita menolak,” tegasnya.

FPI melakukan unjuk rasa sejak pukul 14.37 WIB sampai pukul 15.10 WIB. Dalam aksi tersebut, FPI sempat membakar beberapa poster film Hantu Tanah Kusir yang dibintangi Miyabi.

FPI juga memberikan tiga kali kesempatan, agar Maxima tidak mengundang bintang film porno untuk main film di Indonesia. Mereka mengatakan, hal itulah yang menyebabkan Indonesia terkena azab.

FPI mengancam, jika Maxima tak mengindahkan peringatan mereka, maka FPI tidak akan takut melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

(nov)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya