JAKARTA - Qory Sandioriva memilih tak berkomentar banyak dalam konflik dengan ibundanya, Fariawati, yang telanjur menjadi konsumsi umum. Walau begitu, dia menitip pesan untuk sang ibunda.
"Ma, ade sayang banget dengan mama. Ade enggak mau nangis di sini. Tetapi ade sebagi anak mama, ade tidak mungkin durhaka dengan mama. Sampai sekarang ade tidak berbicara apapun. Ade mohon, ade tahu mama sebagai seorang ibu yang baik dan akan menuntun ade ke surga. Tolong selesaikan masalah ini, ade sayang mama sangat," tutur Qory, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (29/9/2010).
Mantan Putri Indonesia ini yakin bahwa yang sedang dijalani sekarang merupakan suratan takdir.
"Apapun yang dijalani sekarang oleh ade, ade yakin ini merupakan ridho Allah. Qory mohon mama percaya dengan Qori. Qori sudah besar. Insya Allah, Qori bisa mencapai dan menggapai apa yang dicita-citakan selama ini. I love you, mom. Love you so much," ucapnya dengan mata berkaca-kaca menahan tangis.
Qori tak mau berkomentar banyak ataupun membalas tudingan ibundanya melalui media massa. Perempuan ayu berambut hitam panjang ini percaya, tanpa harus pura-pura berbuat baik pun, kelak kebenaran pasti akan terkuak.
"Saya tidak harus berpura-pura berbuat baik dan meluruskan. Saya pikir, semua orang akhirnya akan tahu masalahnya. Saya sangat sayang dan rindu ibu saya. Saya tidak ingin salah ngomong. Saya enggak mau ngomong ini dan itu, atau menyalahkan orang lain. Saya ingin dihargai sebagai seorang Qory Sandioriva," tandasnya.
Seperti diketahui, konflik ibu dan anak itu mencuat ke media massa setelah Fariawati buka mulut kalau Qory terkena guna-guna oleh lelaki tua berinisial 'R'.
Fariawati menuduh Qory dipengaruhi ilmu hitam. Dan sejak kenal dengan R, Qory selalu marah-marah. Bukan hanya itu saja, setelah Qory tak pernah kembali ke rumah mereka di Bintaro, ibunya menemukan macam-macam benda aneh seperti guci yang diikat pita warna-warni, membakar dupa, dan bahkan mandi kembang.
(ang)