Pantaskah Beauty and the Beast Disebut Live-Action Terbaik?

Ady Prawira Riandi | Sabtu, 18 Maret 2017 - 04:31 wib
Beauty and the Beast (Foto: Ist)

Beauty and the Beast (Foto: Ist)

JAKARTABeauty and the Beast baru saja memulai kisahnya di bioskop-bioskop di Indonesia. Dengan membawa cerita lama karena merupakan sebuah film reboot namun dengan versi live-action, Beauty and the Beast akan membawa nostalgia kepada para penontonnya.

Pertanyaannya saat ini adalah apakah perlu kisah Beauty and the Beast kembali diangkat ke layar lebar? Apakah Disney kehabisan ide untuk membuat sebuah film live-action? Atau seberapa layak Beauty and the Beast disebut sebagai film live-action terbaik mengalahkan The Jungle Book?

Okezone telah merangkum beberapa kritikan dari pengamat film luar. Tak hanya mengulas tentang ceritanya saja, beberapa pengamat juga memberikan penilaian terhadap aktor-aktor yang bermain di dalamnya.

Brian Truitt dari USA Today menilai “Inilah sihir terbaru dari Disney: Beauty and the Beast baru sebetulnya lebih bagus dari versi animasi klasiknya. Tidak seperti The Jungle Book tahun lalu, Beauty and the Beast mengawinkan tontonan visual dan desain karya yang mewah dengan cerita yang lebih baik dari sebelumnya, menyajikan sebuah mantra kepada para penggemar lama dan penggemar barunya.”

Emily Yoshida dari Vulture menyebut “Emma Watson menjadi sorotan utama di sini, secara fisik tidak ada yang lebih pas selain dirinya. Namun seseorang seharusnya melakukan tes layar terlebih dahulu sebelum dia menandatangani kontrak – terutama dengan tes green screen. Ada beberapa aktor yang dapat menyulap dunia di sekitar mereka hanya dengan tata panggung kosong dan membuat kita percaya itu hanya dengan pandangan mata; Watson bukan satu diantara aktor tersebut.”

Sementara itu Chris Nashawaty dari Entertainment Weekly mengatakan “Beauty and the Beast adalah sebuah film yang tidak bisa mencari tahu apa yang ingin disampaikan dari apa yang tidak tersampaikan pada tahun 1991 lalu. Film ini bagus dan lucu dan manis dan beberapa lagunya sangat mudah menempel, namun saya masih belum mengerti sepenuhnya mengapa film ini ada – dan mengapa mereka tidak bisa berbuat lebih dengan film ini. Lebih dari film atau taman bermain, Disney selalu berusaha untuk menjual sihirnya. Saya berharap ada sedikit yang lebih dari Beauty and the Beast ini.”

A. O. Scott dari The New York Times mengatakan “Film live-action/digital hybrid ini lebih dari sekadar sebuah kebangkitan dari kartun orang-orang berusia 26 tahun, dan lebih dari sekadar sebuah perjalanan berharga untuk kembali ke budaya pop tentang dongeng. Klasikismenya terasa tidak dipaksakan dan segar. Ada beberapa momen di mana efek digital menunjukkan kemampuannya, dan Anda menyadari kehadiran barisan kode garis yang ada di belakang gambar. Namun secara keseluruhan, para penggemar akan merasa 'tertipu bahagia'. Lebih dari itu: terpesona.”

(aln)
BERITA LAINNYA
  • Berita Film
    Sam Mendes Selangkah Lagi Sutradarai Live-Action Pinocchio Sam Mendes Selangkah Lagi Sutradarai Live-Action Pinocchio
    Sam Mendes Selangkah Lagi Sutradarai Live-Action Pinocchio

    Sam Mendes tampaknya bersiap kembali memproduksi film layar lebar dan selangkah lagi sutradarai live-action Pinocchio.

  • Berita Film
    Selamat! Tom Holland Dipilih Jadi Tokoh Utama Film Uncharted Selamat! Tom Holland Dipilih Jadi Tokoh Utama Film Uncharted
    Selamat! Tom Holland Dipilih Jadi Tokoh Utama Film Uncharted

    Setelah mempercayakan Tom untuk menjadi manusia laba-laba, Sony kini mendaulat aktor 20 tahun itu sebagai pemeran utama di Uncharted.

  • Berita Film
    Yuki Kato Takjub dengan Penampilan Jonny Depp di Salazar's Revenge Yuki Kato Takjub dengan Penampilan Jonny Depp di Salazar's Revenge
    Yuki Kato Takjub dengan Penampilan Jonny Depp di Salazar's Revenge

    Yuki merasa bahwa film terakhir Jack Sparrow ini komplet.

  • Berita Film
    James Wan Didapuk Produser Resident Evil Reboot James Wan Didapuk Produser Resident Evil Reboot
    James Wan Didapuk Produser Resident Evil Reboot

    Selesai dengan The Final Chapter, film Resident Evil akan kembali dengan versi rebootnya.

  • Berita Film
    Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League
    Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League

    Selesai sudah tugas Zack Snyder sebagai sutradara Justice League.

  • Berita Film
    VIDEO: Bertabur Bintang, Johnny Depp Dampingi Tom Cruise di Dark Universe VIDEO: Bertabur Bintang, Johnny Depp Dampingi Tom Cruise di Dark Universe
    VIDEO: Bertabur Bintang, Johnny Depp Dampingi Tom Cruise di Dark Universe

    Dark Universe akan menggabungkan karakter-karakter populer seperti Invisible Man atau Dr. Jekyll yang hadirkan Johnny Depp hingga Tom Cruise

  • Berita Film
    Film Rambo Versi Bollywood Pastikan Tanpa Nyanyi dan Tarian Film Rambo Versi Bollywood Pastikan Tanpa Nyanyi dan Tarian
    Film Rambo Versi Bollywood Pastikan Tanpa Nyanyi dan Tarian

    Sutradara Film Rambo versi Bollywood, Sid Anand menegaskan jika film Rambo yang akan digarapnya akan berbeda dari film Bollywood lainnya.

  • Berita Film
    Unggul Tipis, Alien: Covenant "Usir" Penjaga Galaksi dari Puncak Box Office Unggul Tipis, Alien: Covenant "Usir" Penjaga Galaksi dari Puncak Box Office
    Unggul Tipis, Alien: Covenant "Usir" Penjaga Galaksi dari Puncak Box Office

    Guardians of the Galaxy Vol 2 tak mampu menguasai puncak box office Amerika dalam waktu lama.

  • Berita Film
    Pamela Bowie: Main Sinetron Biar Penonton Enggak Bosan sama Aku Pamela Bowie: Main Sinetron Biar Penonton Enggak Bosan sama Aku
    Pamela Bowie: Main Sinetron Biar Penonton Enggak Bosan sama Aku

    Membintangi beberapa film selama dua tahun terakhir membuat Pamela Bowie rindu akting di sinetron.

More Stories
Live Streaming
Logo
Ruang Anda
SELFIE BARENG CELEB Share foto atau video bersama artis favorit kamu. Upload