H-4 Lebaran, Angkutan Berat Tertentu Dilarang Lintasi Jabar

Jum'at, 12 Juli 2013 10:37 wib | Tri Ispranoto - Okezone

Petugas Dishub cek bus mudik (Ilustrasi, Dok: Sindo TV) Petugas Dishub cek bus mudik (Ilustrasi, Dok: Sindo TV) BANDUNG - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat memberlakukan penutupan jembatan timbang bagi angkutan barang mulai H-7 Lebaran 2013.

Kadishub Jabar, Dedi Taufik, menjelaskan, dengan ditutupnya jembatan timbang maka pengoperasian angkutan barang akan berhenti sementara.

“Kecuali untuk angkutan pangan, ternak, minyak, bahan pokok, dan jasa pengiriman seperti pos, masih boleh beroperasi,” terangnya, Jumat (12/7/2013).

Kebijakan tersebut akan diberlakukan hingga H+1 Lebaran.

Pihaknya akan segera menyosialisasikan kepada para pengusaha angkutan.

“Kalau dari surat edaran pusat, pelarang sebenarnya mulai dari H-4 tapi kan jembatan timbang saja sudah tutup mulai H-7. Jadi ada baiknya sejak saat itu angkutan barang tidak beroperasi dulu,” jelasnya, seraya menambahkan, kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di jalan utama arus mudik.

Lebih lanjut Dedi membeberkan, ada 56 titik rawan macet di Jabar saat mudik.

“Sebanyak 20 titik ada di pantura, 19 titik di jalur tengah, dan 17 titik di jalur selatan,” paparnya.

Untuk mengurangi dan mengurai kemacetan di titik-titik tersebut, pihaknya akan membuat pagar betis dan menempatkan masing-masing enam anggota Dishub Jabar dan Dishub Kabupaten/Kota.
(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »