Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ibu Ade Namnung Bantah Melakukan Pengrusakan

Mega Laraswati , Jurnalis-Senin, 06 Februari 2012 |16:35 WIB
Ibu Ade Namnung Bantah Melakukan Pengrusakan
Ibunda almarhum Ade Namnung (Foto: Mega Laraswati)
A
A
A

JAKARTA - Ayah angkat Ade Namnung, Ramon Papana mengaku telah mendapat perbuatan tidak menyenangkan dari ibunda almarhum, Hariningsih, Sabtu kemarin. Kini, Hariningsih menggelar jumpa pers.

Kuasa hukum keluarga almarhum Ade Namnung, Sunan Kalijaga, mengungkapkan bahwa maksud jumpa pers ini ingin menyampaikan klarifikasi maupun bantahan terhadap Ramon Papana.

"Ada beberapa hal yang kami luruskan. Keberadaan seorang Ramon. Untuk pernyataan dari saudara Ramon, keluarga dari Ade Namnung datang ke rumah saudara Ramon melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan dan melanggar hukum. Adapun yang terjadi keluarga datang ke rumah Ramon, dikarenakan silaturahmi, meminta KTP almarhum guna mengurus surat kematian almarhum," kata Sunan Kalijaga saat menggelar jumpa pers di TB Simatupang, Jakarta, Senin (6/2/2012).

"Dalam pertemuan itu, ibu tidak datang sendiri. Nenek-nenek, dan kakek-kakek diterima dengan baik. Keluarga besar menanyakan dengan KTP, tidak lebih. Apakah menanyakan tentang harta, rumah, mobil, yang ada menyatakan KTP. Kami mengantongi bukti, bahwa di rumah sudara Ramon, tidak ada pelanggaran hukum. Perbuatan tidak menyenangkan," sambungnya.

Ramon mengungkapkan, kedatangan Hariningsih dan beberapa kerabat ke rumahnya di bilangan Sentul, Jawa Barat, 4 Februari kemarin diiringi dengan tindakan pengrusakan. Namun Hariningsih kembali menampiknya.

"Kedatangan jam 11 siang. Merusak, enggak ada. Hanya eyangnya buka gorden, nyenggol vas bunga jatuh, mungkin itu yang dibilang merusak. Dia pun bilang enggak apa-apa. Saya datang baik-baik, cuma persaudaraan saja. Itu yang datang semua eyangnya pengen tahu rumah cucunya," jelas Hariningsih.

Kedatangan Hariningsih bersama seorang kakek, enam nenek, dan seorang om almarhum Ade Namnung dimaksudkan untuk melihat kediaman putra sulungnya.

"Omnya yang paling muda, yang lain nenek-nenek sepuh semua. Karena pengen tahu rumah cucunya," tandasnya.

Ramon Papana, ayah angkat Ade Namnung begitu dekat dengan almarhum, bahkan mengalahkan kedekatannya dengan Hariningsih. Betapa tidak, selama 21 tahun Ade memilih tinggal bersama Ramon, daripada bersama ibu kandungnya sendiri.

Kini setelah Ade meninggal, Hariningsih menanyakan harta peninggalan almarhum, yang kabarnya telah dimiliki Ramon Papana.

(nsa)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement