Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
The Amazing Race Asia 4

Tim Indonesia Selangkah Lagi ke Final

Rosa Anggreati , Jurnalis-Minggu, 28 November 2010 |09:36 WIB
Tim Indonesia Selangkah Lagi ke Final
(Foto:AXN)
A
A
A

SINGAPURA - Acara reality show The Amazing Race Asia 4 (TARA4) episode ke-9 yang ditayangkan AXN pada Kamis, 18 November, sangat spesial bagi Indonesia. Sebab, putaran lima besar itu diadakan di Indonesia.

Pasangan Hussein Baron Sutadisastra (54) dan Natasha Sutadisastra (24) dari Indonesia, melaju ke babak empat dan selangkah lagi ke final (TARA4) untuk memperebutkan hadiah USD100 ribu.

Setelah menyelesaikan putaran ke-8 di Queensland, Australia, Jacinta James (Jess) dan Lani Pillinger (Filipina), Lim Kok Hon (Ethan) dan Mohd Khairie (Malaysia), Claire Goh dan  Michelle S. Ng (Singapura), Richard Hardin dan Richard Herrera (Filipina), serta Hussein dan Natasha yang menempati urutan terakhir di putaran 8, bertolak ke Bali. Mereka menyeberang menuju Pulau Lombok untuk melakukan berbagai tantangan seru.

Memburu kartu petunjuk di desa nelayan, mencari lokasi Pura Meru untuk mendapat petunjuk selanjutnya, memperoleh kartu petunjuk di Pura Lingsar dan sesampainya di sana disambut penduduk yang melakukan upacara lempar beras. Hussein-Natasha yang awalnya di posisi buncit, melesat ke posisi kedua setelah tim Singapura dan Malaysia blunder.

Selanjutnya peserta harus memilih antara tantangan 'Above' atau 'Below'. Semua tim kecuali Malaysia memilih 'Above' di mana mereka harus menuju Pasar Mandalika. Di sana mereka mengangkut keranjang penuh sayur-sayuran di atas kepala dari satu kios ke kios lain, tanpa boleh menyentuh dan menjatuhkannya.

Lantaran harus menjaga keseimbangan keranjang di atas kepala, para tim harus melakukannya berkali-kali. Termasuk Natasha. Sementara, ayahnya hanya membutuhkan dua kali percobaan.

"Kamu kan penari, seharusnya kamu lebih lihai," goda Hussein. "Papa ini memang kadang suka terlalu membanggakan diri sendiri," sahut Natasha, dalam rilis yang diterima okezone.

Sementara tim Malaysia masih terjebak di tantangan 'Below', mencari makam Fam Sam Moy dalam komplek pemakaman Cina nan luas, tim lain bergegas menuju pulau Gili Trawangan untuk melakukan tantangan berikutnya: menyelam dan mencari koper yang dipenuhi uang kertas rupiah.

Sesampainya di darat, mereka harus mengendarai cidomo (delman khas Lombok) menuju sebuah kafe untuk menghitung berlembar-lembar uang kertas dalam berbagai pecahan yang sudah bau, kotor dan lengket itu dengan teliti. Tim harus memasukkan jumlahnya ke dalam komputer. Jika salah menghitung, tim mendapat penalti 10 menit. Berkat kesabaran dan ketekunan, tim Lani-Jesse dan Hussein-Natasha berhasil menyelesaikan tantangan dengan cepat dalam waktu hampir bersamaan dan mendapat petunjuk untuk menuju Sunset Point dengan Cidomo.

Di Sunset Point - Gili Trawangan yang merupakan Pit Stop di putaran ke-9 ini, posisi cidomo Jess-Lani dan Hussein-Natasha saling berdekatan. Hussein-Natasha mencoba mendahului kedua cewek dari Filipina itu, namun tak berhasil.

Setiba di Sunset Point, Hussein meninggalkan Natasha yang masih berada di atas Cidomo dan berupaya mengejar Jess-Lani menuju Pit Stop sambil berteriak, "Hei berikan kami kesempatan." Namun upaya itu gagal. Jess-Lani berhasil meraih posisi pertama yang diikuti dengan amat tipis oleh Hussein-Natasha.

Persaingan antar tim yang tersisa sangat menegangkan karena mereka susul menyusul dan mengalami kekacauan saat menghitung uang akibat terburu-buru. Setelah mencoba berkali-kali Claire dan Michelle akhirnya berhasil menghitung dengan benar, dan mendapat posisi ke-3 di Pit Stop, di mana Richard-Richard dan Ethan-Khairie terus berusaha menghitung dalam keadaan panik dan dengan waktu yang hampir bersamaan mereka pun dapat menyelesaikan hitungan dengan benar. Sayangnya Ethan-Khairie tidak dapat menyusul dan posisi keempat direbut Richard-Richard. Tim Malaysia harus rela tereliminasi dari perlombaan ini.

Hussein-Natasha yang merupakan pasangan ayah-anak perempuan pertama di sejarah The Amazing Race Asia ini tidak mengira mereka dapat masuk dalam empat besar. "Benar-benar enggak nyangka. Awalnya, di episode 8 petualangan di Australia kami kira bakal tereliminasi dan sudah pasrah. Tapi buktinya kita tetap berlomba sampai sejauh ini," tutur Natasha.

Di episode 4 besar, Kamis, 2 Desember, tim Indonesia yang selalu siap beraksi dan menempuh tantangan dengan berbagai atribut pakaian dan logo kental Indonesia ini berkompetisi untuk merebut satu dari tiga tempat di final.

Apakah mereka berhasil menaklukkan berbagai tantangan selanjutnya sambil menjelajahi dunia dan berlomba untuk menjadi yang pertama tiba di titik akhir, serta membawa pulang hadiah uang tunai? Ke mana lagi empat tim ini akan berpetualang? Apa saja yang akan dilakukan untuk memuluskan jalan mereka berkompetisi menjadi yang terbaik?

The Amazing Race Asia 4 yang makin seru dan menegangkan muncul di layar kaca AXN setiap Kamis, pukul 20.00 WIB.

(ang)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement