Angelina Jolie Iri dengan Putrinya Sendiri

|

Rosa Anggreati - Okezone

Angelina Jolie & Shiloh (Foto:Celebritymania.com)

Angelina Jolie Iri dengan Putrinya Sendiri
LOS ANGELES - Ada gosip terbaru dari Angelina Jolie. Kabarnya aktris cantik itu iri dan cemburu melihat kecantikan anak kandungnya sendiri, Shiloh.

Jolie sengaja mendandani putrinya itu dengan gaya pakaian tomboy karena khawatir melihat kecantikannya. Jolie tak ingin Shiloh kelak menyainginya menjadi perempuan paling cantik di keluarga.

"Saya yakin, Jolie sebenarnya cemburu dengan kecantikan Shiloh. Jadi, dia mendandani anaknya itu dengan pakaian seperti saudara laki-lakinya yang lain," ungkap psikolog dari Beverly Hills, Dr. Lillian Glass yang dinukil National Enquirer, Jumat (8/10/2010).

Dari foto terbaru Shiloh, pakaian yang dikenakannya hampir seluruhnya terdiri dari pakaian anak laki-laki. Sementara Jolie tak diragukan lagi merupakan salah satu wanita dunia paling glamor.

"Saya curiga dia juga diam-diam berambisi menjadi bintang paling feminin dari keluarga Pitt-Jolie," duga Lillian.

Jika saja Shiloh kecil diizinkan mengenakan pakaian modis seperti anak selebriti Hollywood dan New York lainnya, sebut saja putri Tom Cruise, Suri, Shiloh pasti akan menjadi pusat perhatian.

Analisa Lillian tak jauh beda dengan yang diungkapkan seorang sumber dekat Jolie. Bintang film berbibir seksi itu merupakan dalang di balik penampilan tomboy Shiloh.

"Jolie mendandani Shiloh seperti Maddox. Termasuk membiarkan Shiloh memakai celana boxer laki-laki selama setahun," beber sumber.

Jolie diketahui memiliki gagasan bahwa setiap anak harus memiliki kepribadian khusus yang bisa dilatih sejak anak itu lahir.

Tak cuma dari segi penampilan fisik, Shiloh dibentuk menjadi perempuan tomboy. Dari pemilihan nama pun, Jolie sengaja memberi nama Shiloh yang sebetulnya digunakan untuk laki-laki.

Dari bahasa Ibrani, Shiloh memiliki arti 'hadiah' dan 'dia yang akan dikirim'. Nama ini secara tradisional dipakai untuk anak laki-laki.

"Adalah normal bagi seorang gadis kecil untuk mengeksplorasi lawan jenis. Tetapi jika orangtua sedang mencoba menentang norma budaya dengan mengorbankan anak, itu adalah cerita yang berbeda. Orangtua seharusnya tidak memaksakan tujuan pribadi melalui anak mereka," cetus psikolog dan ahli pengasuhan, Jonathan Alpert.
(ang)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Aura Kasih Bantah Dipacari Glenn Fredly