JAKARTA - Jane Shalimar semula akan menghadiri sidang kasus penganiayaan terhadap dirinya Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun terjadi bentrokan di depan pengadilan. Di tengah jalan, mobilnya dihadang salah satu korban.
"Harusnya sidang jam 13.00 setelah sidang Susno. Tapi keadaannya sudah kacau banget. Ternyata pas sudah dekat pengadilan, keadaannya ramai banget. Jadi aku putar balik. Terus mobil om aku sempat dipukul sama seseorang yang berdarah-darah," ungkap Jane, ditemui di salah satu restoran di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (29/9/2010).
Hari ini, sedianya akan digelar sidang kasus penganiayaan terhadap Jane Shalimar. Dalam sidang tersebut, Jane akan menjadi saksi pelapor, dengan terdakwa sopir eks suaminya yang bernama Mislam.
"Di sidang tadi aku sebagai pelapor. Aku dan om aku jadi saksi," katanya.
Jane tidak gentar menghadapi sidang kasus penganiayaan tersebut. "Aku siap. Apalagi, ini sehubungan aku sebagai pelapor dan aku di sini posisinya benar. Kecuali aku merampok atau membunuh, bolehlah kalau takut," paparnya.
Jane malah menunggu untuk dikonfrontir dengan pelaku penganiayaan. "Dari awal sidang sampai sekarang, yang kita tunggu itu sebenarnya konfrontir itu," imbuhnya.
Sidang dilanjutkan Rabu, 6 Oktober 2010, dengan agenda menghadirkan tiga saksi dari pihak Jane.
Sidang Jane Shalimar akhirnya batal karena ada bentrokan antara dua kubu yang akan menghadiri sidang kasus Blowfish. Polisi menutup akses jalan menuju Jalan Ampera Raya karena bentrokan telah diwarnai letusan senjata api yang memakan korban tiga orang meninggal.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri