okefood   |   okeklasika   |   myzone   |   okezone.tv   |   dahsyat   |   photo   |   suar   |   games  
Getting Time...
line

Coret Gedung Kura-Kura DPR

Pong Harjatmo Lakukan Happening Art

Senin, 2 Agustus 2010 - 18:18 wib
Tomi Tresnady - Okezone
okezone.com
Pong Harjatmo (Foto:K.Yudha Wirakusuma/okezone)

JAKARTA - Pong Harjatmo naik ke atap gedung kura-kura DPR, Jumat, 30 Juli. Menurut Ray Sahetapy, yang dilakukan Pong itu merupakan bentuk happening art.

"Karena dia aktor, orangnya Sensitif. Kalau Pong melakukan itu, dilihat secara positif. Itu masuk dalam Konsep teater happening art," tutur Ray yang ditemui di Jalan Margasatwa, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2010).

Ray membela Pong. Menurut dia, tindakan aktor senior itu merupakan hal yang positif. "Jiwa yang baik itu karena dia sensitif. Kalau mereka (anggota DPR) sudah enggak sensitif. Pong itu orang yang sangat sensitif. Ketika kebanaran sulit dicapai atau disandiwarakan dalam tv, maka dia kaget dan dia panjat dan tulis di DPR," jelasnya.

Mantan suami Dewi Yull ini menyesali kecaman yang datang kepada Pong. Dia lalu membandingkan dengan aktivis mahasiswa naik ke atap gedung DPR saat peristiwa Reformasi Mei 1998.

"Saya pro peristiwa yang jadi perhatian kita. Dulu waktu demo, terus masyarakat naik ke atap DPR enggak dibilang tidak sopan. Tapi kenapa Pong dibilang enggak sopan? Kenapa?" ketusnya.(ang)

  • ririn » 0 Tanggapan
    ya berharap kepada para wakil rakyat&pimpinan; jgn omong doang agar membuka mata&bertindak; terhadap sgala permasalahan di negri ini,kasian rakyat kecil yg jd imbasnya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yadi » 0 Tanggapan
    Ya...itu sih, kalo saya melihatnya biasa-biasa, toh bahasanya tida ada sedikitpun kata2 yang sifatnya mempropokasi. Ko kalo masalah begitu DPR langsung sensitif tapi kalo masalah2 yang harusnya diselesaikan pura2 Budeg. Hidup Pa. Pong, semoga ada lagi Pak. Pong2 yang lain agar DPR nga tuli dan selalu tidur.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Robertus B wiyanto » 0 Tanggapan
    Saya setuju dengan pendapat Mas Ray! Apa yang dilakukan oleh Mas Pong, itu sebenarnya yang ingin di sampaikan oleh masyarakat banyak, hanya mereka g ada wadah! Salut Mas Pong!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Tri Budhi Sastrio » 0 Tanggapan
    Wah benar juga, karena belum ada tempat pengaduan resmi, maka setiap orang sepertinya mempunyai hak mencorat-coret atap atau tembok sebuah bangunan. tribudhis@yahoo.com
    Beri Tanggapan Laporkan
  • JANI » 0 Tanggapan
    CARA TERBAIK UNTUK NGETOP LAGI,,TOP !,,,TOP!,,,,KASIIAAAN....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.