okefood   |   okeklasika   |   myzone   |   okezone.tv   |   dahsyat   |   photo   |   suar   |   games  
Getting Time...
line

"Aksi Pong Harjatmo Sentil Hati Anggota DPR"

Jum'at, 30 Juli 2010 - 17:00 wib
Tomi Tresnady - Okezone
okezone.com
Dewi Persik (Foto:Johan Sompotan/okezone)

JAKARTA - Pong Harjatmo mendadak menjadi buah bibir. Artis senior itu mencoret-coret atap gedung kura-kura DPR. Menurut Dewi Persik, tindakan Pong itu dapat menyentil hati anggota DPR.

"Oh berhasil itu. Itu bisa dibilang gebrakan. Jadi berita yang luar biasa untuk menyentil hati DPR yang diberi kepercayaan masyarakat Indonesia untuk memberikan suatu keadilan. Ini tidak akan terjadi kalau pemerintah maupun DPR benar-benar peduli sama rakyatnya," ujar Dewi kepada okezone, Jumat (30/7/2010).

Seperti diberitakan, aktor kelahiran 13 September 1942 itu naik ke atap gedung kura-kura di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, sekira pukul 12.00 WIB tadi. Dengan membawa cat semprot, Pong lalu mencoret-coret atap gedung dengan tulisan 'jujur, adil, dan tegas'.

Gara-gara aksinya itu, Pong langsung digelandang ke kantor Pamdal DPR untuk dimintai keterangan. Pong mengaku, aksinya itu dilakukan karena gerah melihat pemerintah kurang tegas dalam menyikapi kasus tabung gas meledak yang telah banyak menelan jiwa rakyat kecil.

Meski mengapresiasi tindakan Pong, dalam hati Dewi prihatin. Sebab, apa yang dilakukan Pong itu merupakan ekspresi rasa kemarahan luar biasa.

"Kalau laki-laki marah, biasanya di luar kontrol. Apa yang diucapkan dan tindakan itu biasanya di luar kendali. Ya itu tadi, karena tidak ada tanggapan dari pemerintah sehingga obsesi dia dengan memuaskan hatinya karena tidak ada yang bela dari sana-sini. Kalau keadilan tidak bisa ditegakkan, ya jadinya seperti ini," jelas Dewi.

Berkaca dari kejadian tersebut, penyanyi yang duet dengan Ahmad Dhani di lagu Diam-Diam itu menyarankan supaya anggota DPR introspeksi diri. Sudahkan menjalankan amanat rakyat dengan benar.

"Seharusnya instrospeksi saja DPR-nya yang diberi kepercayaan oleh rakyat. Itu saja sih. Kalau DPR-nya mengutamakan dirinya pribadi, ya susah jadinya," tegasnya.

Dewi kalau menjadi Pong, tidak akan mencorat-coret atap gedung DPR. Dia lebih memilih menyuarakan isi hatinya melalui media massa.

"Buat apa yang dicorat-coret gedung DPR? Kita sebagai publik figur harus berani bicara di media. Mengungkapkan keluh kesah, ini lho jeritan hati kami. Kalau tidak ada tanggapan juga, ya kalau bisa tidak usah merusak," tandasnya.(ang)

  • Veronica Diana Anis A., ST., MT » 0 Tanggapan
    Cara halus, tidak digubris, cara halus berikut, tidak digubris, cara halus kemudian, eee....tidak digubris juga. Nah!! Pakai cara demikian, baru digubris!! Entah dikatakan tidak sopanlah....entah dikatakan tidak bermorallah....entah apalagi yang akan dikatakan oleh "Anggota DPR" (Duit Punya Rakyat)!! Pada saat kampanye...mantap sesumbar yang muluk-muluk... pokoknya Demi Rakyat!! Huehuehue....setelah dapat kasur eehh kursi di Gedung MPR....pindah ngorok dehh, tadinya hanya di hotel sama dhemit berdada montok....sekarang tidur di kursinya Gedung MPR juga oke!!! Mending coret-coret menyampaikan aspirasi rakyat daripada Gedung MPR dianggap kamar keduanya Para "Anggota DPR" yang terhormat.... Dengan bicara tidak didengar... dengan tangan baru dipandang!!! Hidup Pong!! Teruskan perjuanganmu!! Para "Anggota DPR" kalau tidak setuju diharap menghubungi Neraka!! Gerbang neraka selalu terbuka untuk kalian....jika kalian tidak segera berbuat baik kepada rakyat.... Kekekekek
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dimas » 0 Tanggapan
    no komen ah, gak mutu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aluk Ma'ruf » 0 Tanggapan
    Yaa begitulah negeri kita...mereka kenyang dulu......baru kemudian rakyat, tapi kalo mereka belum merasa kenyang...rakyat akan selalu lapar, yang kaya akan semakin kaya...yang miskin akan semakin miskin... tidak ada pemerataan, sekarang ini sektor pendidikan harus lebih diutamakan, buatlah temuan - temuan baru yang menjurus kepada lapangan - lapangan kerja dan kita juga hendaknya tidak hanya mengandalkan perusaahan2 yg akan menerima kita utk bekerja, tapi carilah temuan2 baru yang akan tercipta lapangan kerja, maka dari situlah akan adanya pemerataan....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ahkam » 0 Tanggapan
    coba seluruh rakyat bisa datang kegedung dan bergabung dengan bang pong..pasti anggota DPR akan lebih tersentil hatinya.....kenapa aksi dari angota DPR dari perwakilan yg tak tepat janji pada rakyat dan mangkir...hingga akan menimbulkan reaksi rakyat tuk melawan ketidak arifan ini
    Beri Tanggapan Laporkan
  • muh.mustangin » 0 Tanggapan
    Mas pong oke banget aksinya klo aku dekat mau ikutan......rakyat tu dah bosen muak lihat tingkah anggota DPR/MPR bubarkan aja gak ada manfaat untuk rakyan rakyat kerjanya cuma molor,cari kekayaan sendiri di atas penderitaan rakyat.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.