JAKARTA - Fanny Bauty berapi-api mengetahui Mark Sungkar mengajukan banding atas putusan cerai yang dijatuhkan hakim. Fanny menuding Mark berbuat zalim.
"Saya sudah tiga bulan tidak diberi nafkah dan sebenarnya kalau menjalankan (sidang) lagi sama saja menzalimi namanya. Saya menggugat dari akhir November. Sudah hampir enam bulan sidang dan kita sudah tiga bulan tidak tegur sapa," tutur Fanny, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (19/5/2010).
Hari ini, hakim meluluskan gugatan cerai yang diajukan Fanny. Namun, Mark tidak terima dan mengajukan banding karena menganggap fakta yang dibeberkan Fanny di muka hakim merupakan fitnah.
Mark menuding pengakuan Fanny tidak dinafkahi lahir batin selama empat tahun terakhir sebagai fitnah. Fanny berpegang pada pendiriannya bahwa empat tahun ini dia pontang-panting mencari nafkah lahir sendiri.
"Fitnah apa? Tanya saja sama anak-anak. Kalau masalah nafkah lahir batin, sejak anakku Shireen main sinetron sudah bisa memberikan nafkah ke ibunya. Sejak dia (Mark) dulu sakit, tidak pernah menafkahi saya. Mau bukti apalagi? Sudahlah, enggak usah diteruskan lagi pernikahan ini. Zalim kalau diteruskan," pinta perempuan berjilbab ini.
Fanny khawatir jika Mark jadi mengajukan banding dan persidangan digelar kembali, itu akan memengaruhi kondisi psikologis anak-anak.
"Kalau begini terus kasihan anak, bisa guncang. Aku juga sudah capek begini terus. Anak-anak sudah minta untuk tidak naik banding lagi. Atau memang dia (Mark) masih cinta kali sama aku," kata Fanny sekenanya.
Fanny berharap Mark mengubah pikirannya demi anak-anak. "Legowo sajalah," pintanya.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri