Joy & Daniel Menikah Secara Adat Paraja
Jum'at, 19 Maret 2010 - 19:12 wib
Johan Sompotan - Okezone
JAKARTA - Joy Tobing mengakui jika dia dan kekasihnya Daniel Sinambela telah menikah pada 1 Maret lalu. Keduanya menikah dengan adat Batak yang disebut Paraja.
“Saya ingin mengklarifikasi berita-berita yang berkembang. Dalam proses pernikahan adat Batak, ada dua mekanisme. Ada kondisi yang belum ketemu kesepakatan. Adat batak namanya Paraja,” papar Daniel Sinambela yang ditemui bersama Joy di Lantai 3 Gedung Tranka, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (19/3/2010).
Joy mengatakan setelah perkenalan pada 10 Oktober 2009 lalu, dia mengalami pergumulan hebat di hatinya. Begitu juga Daniel, hingga keduanya sepakat menjalin hubungan yang lebih serius ke depan.
“Akhirnya saya menikah tanggal 1 Maret. Tapi sebelum lebih jauh saya kenal 10 Oktober 2009, di mana waktu itu saya mengalami pergumulan dan saya konsultasi dengan hamba Tuhan,” paparnya.
Jawara Indonesian Idol musim pertama ini percaya kalau Daniel adalah orang yang dikirimkan Tuhan kepadanya. Apa yang terjalin antara dirinya dan Daniel berjalan dengan proses. Joy juga meyakinkan ke orangtuanya tentang hubungannya dengan Daniel.
“Saya berusaha meyakinkan kepada orangtua, anak-anak ke rumah juga, dan saling berkunjung ke kampung halaman,” kata dia.
Diakui Joy memang ada ketidaksepakatan antara keluarganya dan Daniel dalam memilih waktu. Sementara Daniel dan Joy memilih menikah pada 1 Maret 2010.
“Saya tahu maksud keluarga baik dan kita memilih menikah 1 Maret. Saya bukan diculik,” tukasnya.
(nov)
- Suami Dipenjara, Joy Tobing Tak Kesepian
- Suami Joy Tobing Bisa Bebas dari Bui Bulan Depan
- Kaburnya Nazaruddin Pembelaan Tuhan untuk Suami Joy Tobing
- Berkas Lengkap, Suami Joy Tobing Segera Disidang
- Joy Tobing Temu Kangen Suami lewat Doa
- Berkas Suami Joy Tobing Dikembalikan ke Polda
- Sidang Praperadilan Daniel Sinambela Ditolak
- Suami Joy Tobing Baru Dua Kali Lihat Anaknya
- Keluarga Joy Tobing Serius Ajukan Praperadilan
- Dibui, Kondisi Suami Joy Tobing Stres
-
Norita Tambunan » 0 Tanggapan
Joy,..... kalau mengatasnamakan Tuhan hrslah bertindak sebagai hamba Tuhan. dalam kristen tidak perceraian kecuali karena maut. Pendeta yang memberkatimu perlu dipertanyakan dasar teologianya,,,sama seperti dirimu yang dengan merdunya menyanyikan lagu rohani tapi hanya indah didengar, tidak indah untuk dilihat.
Beri Tanggapan Laporkan
-
Pasmer Saragih » 0 Tanggapan
joy,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,i jangan lah kau mandele beginilah jadinya. Bagaima pula kau itu berani2nya kau mengatas namakan Tuhan Itu Sudah Jelas - jelas kau melanggar Firman Tuhan. bagaimana tidak banyak orang yang kecewa dan banyak pula orang yang sakit hati. joy......joy........! adat batak ....sungguh luar biasa kenapa kau tidak mangadati ? molo diikuti ho do adat dang mungkin terjadi olo ho naungga adong ina inana ni sinambela i. aih amang marsak iba........!
Beri Tanggapan Laporkan
-
Dian Maria » 0 Tanggapan
kenal 10 oktober 2009, cerai dari istri pertama february 2010 trus nikah 1 maret 2010...ini mah namanya selingkuh duluan...untung aja si joy punya suara bagus, kalo ngga nasibnya juga sama kayak istri pertama suaminya...diceraikan...moga2 nantinya jika ada masalah tidak menyalahkan Tuhan...awal2 aja ngomongnya kiriman dari Tuhan.. ngebet banget pengen kawin ampe orang tua dilawan...gila si joy, tingkah lakumu tidak senikmat nama mu Joy...
Beri Tanggapan Laporkan
-
samosir » 0 Tanggapan
duhhhh..pakai nama Tuhan haruslah pd tempatnya..jgn sembarangan...
Beri Tanggapan Laporkan
-
pamilu h hutagaol » 0 Tanggapan
bersikap l;ah dewasa dalam menyelesaikan masalah.... jangan rebut swami orang...
Beri Tanggapan Laporkan