Dhani: Pemerintah Harus 'Bunuh' Ideologi Teroris
Jum'at, 12 Maret 2010 - 10:50 wib
Elang Riki Yanuar - Okezone
JAKARTA - Ahmad Dhani meminta pemerintah untuk memperhatikan pendidikan agar bisa meluruskan ideologi yang menghalalkan pembunuhan.
“Teroris itu adalah salah satu pandangan yang salah. Jadi yang harusnya dibunuh itu bukan orangnya, tapi ideologinya,” ungkap Dhani ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (11/3/2010).
Ayah Al, El, Dul ini berpendapat, ideologi yang menghalalkan pembunuhan adalah ideologi yang pantas diberantas. Oleh sebab itu, ideologi ini harus dimatikan agar tidak ada lagi terorisme.
“Semua agama tidak menghalalkan pembunuhan. Itu tidak ada di semua agama apapun,” kata dia.
Salah satu yang harus segera dibereskan pemerintah, misalnya orang yang ingin berdakwah sebaiknya memiliki surat izin. Sama halnya dengan orang yang ingin menyetir mobil harus memiliki SIM.
“Lalu bagaimana jika semua bisa berdakwah. Ini yang berbahaya. Makanya nggak heran kalau orang yang punya ideologi teroris bisa berdakwah di mesjid,” papar Dhani.
Dhani mengatakan, matinya teroris di Pamulang belum menjadi jaminan bahwa Indonesia akan aman. Kalau ideologinya masih ada, teroris akan terus ada.
“Ini bukan cuma tugas kepolisian aja, itu tugas negara dan warga negara untuk menjaga semuanya. Dan apakah negara punya program untuk menghabisi ideologi tersebut,” kritiknya.
(nov)
- Maia Ultah, Ahmad Dhani Belum Ucapkan Selamat
- El & Dul Kesal Lihat Maia Bicarakan Al di Media
- Dhani Ancam Laporkan Maia ke Komnas Anak
- KPAI Bentuk Tim Investigasi Kasus Al
- El & Dul Tidak Mau Ikuti Kakaknya
- Orangtua Tumpahkan Kekesalan Pada Dhani
- Kak Seto Minta Maia-Dhani Damai
- Dhani Tuding Maia Tradisikan Dugem ke Anak
- Ahmad Dhani Kesal Maia Fasilitasi Anaknya Berpesta
- Al Merokok & Minum Bir, Dhani Marahi Maia