Dhani Bantah Tudingan Tak Bayar Royalti Madu Tiga
Kamis, 11 Maret 2010 - 10:33 wib
Tomi Tresnady - Okezone
JAKARTA - Saat Ahmad Dhani mempopulerkan kembali lagu Madu Tiga, muncul tudingan kalau dia tidak membayar royalti kepada si empunya lagu, tapi kabar ini dibantahnya.
“Di dunia musik internasional itu tidak ada hubungan antara pribadi ke pribadi. Semuanya publishing, sebenarnya bukan urusan saya sebagai penyanyi. Saya hanya menyanyi,” papar Dhani ditemui di Studionya, Pondok Indah, Jakarta, Rabu (10/3/2010).
Lagu Madu Tiga dipopulerkan oleh P Ramlee, musisi Melayu asal Malaysia. Namun lagu ini pun sudah menjadi milik publishing dan Dhani pun sudah mengurus legalitas untuk kembali menyanyikan lagu ini.
Dia menegaskan tidak mungkin dirinya berani menyanyikan karya orang tanpa seizin pihak publishing. Apalagi lagu yang populer sejak beberapa dekade ini memang memiliki hak cipta yang harus ada perjanjian hitam di atas putih.
“Jadi tidak mungkin sebuah lagu rilis begitu saja tanpa izin. Itu tidak mungkin,” ketus Dhani.
Perwakilan Manajemen Republik Cinta di Malaysia, En Nur Iman Tang mengatakan tahap pertama sebelum merilis lagu adalah mengecek siapa publishingnya. “Jangan sampai kita rilis dulu, baru nanti menyusul masalah,” imbuhnya.
Nur Iman pun menunjukkan surat-surat dari EMI Publishing yang berisi pernyataan royalti Mohamad Dhani and The Swinger sudah bayar langsung ke EMI Indonesia, maupun yang punya lagu Madu Tiga.
“Ini semua dari Mohamad and the Swinger. Kita tetap izin untuk semuanya, seperti untuk format CD, VCD, dan digital. Jadi royaltinya sudah dibayar 2 ribu Ringgit Malaysia per langsam (keseluruhan),” kata dia.
- Maia Ultah, Ahmad Dhani Belum Ucapkan Selamat
- El & Dul Kesal Lihat Maia Bicarakan Al di Media
- Dhani Ancam Laporkan Maia ke Komnas Anak
- KPAI Bentuk Tim Investigasi Kasus Al
- El & Dul Tidak Mau Ikuti Kakaknya
- Orangtua Tumpahkan Kekesalan Pada Dhani
- Kak Seto Minta Maia-Dhani Damai
- Dhani Tuding Maia Tradisikan Dugem ke Anak
- Ahmad Dhani Kesal Maia Fasilitasi Anaknya Berpesta
- Al Merokok & Minum Bir, Dhani Marahi Maia