LSF Peringati K2K Production Agar Tak Bikin Film Mesum
Selasa, 2 Februari 2010 - 17:06 wib
Syukri Rahmatullah - Okezone
JAKARTA- Pembuat film Hantu Puncak Datang Bulan, K2K Production diperingati Lembaga Sensor Film (LSF). Production house tersebut diperingati agar tidak membuat film berbau mesum lagi.
Peringatan tersebut disampaikan anggota LSF, Firman Bintang saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Selasa (2/2/2010).
“Kita minta (K2K) agar menghentikan membuat film yang mesum-mesum,” kata Firman.
Jika, PH tersebut tidak mengindahkan peringatan ini, maka LSF bisa saja menolak langsung film yang mereka ajukan. “LSF punya kewenangan menolak. Begitu masuk, kita akan tolak. Akan mati uang mereka yang jumlahnya miliaran,” paparnya.
Akan tetapi sebelum itu terjadi, dia memperingati PH tersebut agar menghentikan memproduksi film yang berbau pornografi.
Selain itu, dia juga mengimbau seharusnya produser melakukan sensor terlebih dahulu sebelum film tersebut diberikan kepada LSF. Sebagai insan film, Firman mengungkapkan bahwa dalam membuat film tentu ada niat sebelumnya.
“Buat film itu niatnya apa. Apa pesan moral yang disampaikan. Jangan, ada yang berbuat baik, sudah ada pesan moral,” katanya.
Menurutnya, produser saat ini salah kaprah. Sehingga, jika sudah ada karakter yang berbuat baik di dalamnya yang memberikan nasihat, dianggap sudah cukup di sana ada pesan moral.(uky)
- Dapat Pusaka Keris, Andi Soraya Merasa Disentil
- Andi Soraya Dapat Keris Agar Rajin Beribadah
- Wah, Andy Soraya Dapat Keris Pusaka
- Andi Soraya: Ternyata di Tempat Itu Banyak Aturan
- Steve Emmanuel Dambakan Wanita seperti Andi Soraya
- Steve Emmanuel Dukung Andi Soraya Berbakti pada Suami
- Steve Emmanuel Kagumi Suami Andi Soraya
- Andi Soraya-Rudy Sutopo Ngebet Punya Anak Perempuan
- Andi Soraya: Kita Setiap Hari Honeymoon
- Menikah, Andi Soraya Tinggalkan Dunia Entertainment?
-
rembol » 0 Tanggapan
film2 K2K emng tidak ada yg mendidik,,semua film nya dr judul ke 2 smpi yg skrg emng mesum semua... kita org timur bung,,bkn org barat..
Beri Tanggapan Laporkan