Ilham Bintang Minta PBNU Tunjukkan Infotainment yang Gibah
Senin, 28 Desember 2009 - 12:25 wib
Syukri Rahmatullah - Okezone
JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diminta pendiri infotainment di Indonesia Ilham Bintang untuk menunjukkan data, infotainment mana saja yang telah melakukan gibah.
Hal tersebut diungkapkan Ilham Bintang saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Senin (28/12/2009).
Ilham mengaku sangat setuju jika gibah adalah hal yang haram dan tidak boleh dilakukan pekerja infotainment. “Tapi, kalau tidak menyebut siapa yang gibah, itu akan menjadi gibah tersendiri,” sindirnya.
Menurut Sekjen Dewan Kehormatan PWI ini, sebenarnya gibah juga diatur di dalam Kode Etik Jurnalistik, yaitu menceritakan tentang aib keluarga dan melakukan fitnah. “Bahkan di dalam kode etik diatur lebih luas lagi,” katanya.
Jadi jika ada infotainment melakukan gibah, maka dia secara otomatis melanggar kode etik jurnalistik dan bisa ditindak oleh PWI.
Dalam kasus ini, Ilham mengatakan infotainment di Indonesia jumlahnya sangat banyak dan sulit untuk dihitung. Karenanya, seharusnya PBNU menunjukkan data infotainment mana yang melakukan gibah.
“Bisa jadi yang ditontonnya berbeda, kalau saya melihat berita natal dan meninggalnya Mbah Surip. Apa itu gibah?” tanyanya.
Jika benar ada infotainment yang melakukan gibah, PWI bisa melakukan pemanggilan dan memberikan sanksi. Dia mencontohkan, PWI pernah memecat Pemred sebuah harian di Medan karena terlibat dalam pengerahan massa. “Ini salah satu pelanggaran kode etik, sekalipun itu bukan gibah,” kata dia mencontohkan.
Sebelumnya Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi menegaskan agar infotainment segera menghentikan praktik gibah dalam bekerja. Yaitu membongkar aib keluarga dan lain sebagainya yang bertujuan merusak.
"PBNU minta agar tayangan infotainment di media dihentikan, yaitu pemberitaan yang mengobral rahasia keluarga, serta mengaduk aduk hubungan antar anggota keluarga," kata KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Jumat lalu.(uky)
- Zian Zigas Sayangkan Fatwa Haram Infotainment
- "Infotainment Dibumbui Opini, Itu Bukan Kerja Pers"
- "Infotainment Itu Kadang Memperkeruh Suasana"
- Maia: Infotainment Jangan Lebay & Fitnah
- Uthe Gak Setuju Infotainment Diharamkan
- Umbar Aib Orang, Silakan Keluar dari Komunitas Pers
- Dewi Persik: Selebriti Interospeksi, Infotainment Jaga Kode Etik
- PWI Sambut Baik Fatwa MUI Haramkan Infotainment
- Anji 'Drive': Infotainment Perlu Benahi Narasi
- MUI Minta Infotainment Ditutup
-
Thores » 0 Tanggapan
Masih ada aja orang yang bilang ghibah itu yang mana, padahal saya yang gak banyak liat dialog aja cukup paham, bahwa ghibah itu yang menggunjing orang atau memberitakan kejelekan orang terlebih yang memfitnah... JELAS PAK.....
Beri Tanggapan Laporkan
-
Bongkreng » 0 Tanggapan
gue sih gk anti infotaimen, dan kalo bisa ada infotaimen yg nayangin kegiatan Ilham Bintang dari sebelum bangun tidur ampe mau tidur (no sensor)... dia kan publik figur juga! trus juga mantan2nya dia siapa aja? mantan2 istrinya cp aja? berapa sih penghasilannya sebulan?..dll
Beri Tanggapan Laporkan
-
firman hidayat » 0 Tanggapan
klo ada yang bilang tunjukin infotaiment mana yang gibah, gua mau balik nanya sebutkan infotaimant mana yang gak gibahin orang.
Beri Tanggapan Laporkan
-
irfan » 0 Tanggapan
saya mau tahu gibah versi pak ilham karena menurut saya semua infotaiment beritanya sama dan sama sama gibah kok pak ilham pake tanya infotaiment mana lucu bgt deh commentnya
Beri Tanggapan Laporkan
-
gembel » 0 Tanggapan
pak ilham ini pura2 tidak tahu..kalao memang dia pengasuh infotaimen harusnya dia sdh ngerti mana2 yg ghibah atau bukan....
Beri Tanggapan Laporkan