okefood   |   okeklasika   |   myzone   |   okezone.tv   |   dahsyat   |   photo   |   suar   |   games  
Getting Time...
line

Ivan: Ada Satu Oknum Polisi Tak Suka Slank

Kamis, 24 Desember 2009 - 13:10 wib
Johan Sompotan - Okezone
okezone.com
(foto: Koran SI)

JAKARTA- Alasan Polda Metro Jaya melarang konser ulang tahun Slank ke-26 di Pekan Raya Jakarta (PRJ) karena khawatir rusuh, tidak langsung dipercayai personel Slank. Mereka pun menuding ada seorang oknum polisi yang tidak suka dengan Slank.

“Kalau masalah itu (rusuh), kita juga lihat band-band lain juga suka ribut. Kayaknya bukan alasan itu. Kita melihat ada satu oknum (polisi) yang tidak suka dengan kita,” kata Ivan, salah satu personel Slank, saat ditemui Yamaha Music Center, Jakarta, Rabu (23/12/2009).

Namun dalam kesempatan itu, Ivan tidak menyebut siapa oknum polisi yang dimaksud oleh Ivan. Dia hanya menduga, ada alasan lain kenapa Slank dilarang konser.

Menurutnya, kerumunan massa lebih dari 1.000 orang dipastikan ada gesekan-gesekan kecil dan itu adalah hal wajar.

Karenanya, mereka pun bertanya-tanya apa alasan sebenarnya konser ulang tahun Slank yang ke-26 ini dilarang di seluruh wilayah Jabodetabek. “Kita berharap di tahun 2010 ini polisi lebih lunak,” katanya.

Pelarangan ini memunculkan spekulasi pelarangan grup band Slank ini disebabkan, kedekatan mereka dengan institusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bahkan, saat perseteruan antara KPK dan Polisi, Slank terlihat jelas mendukung KPK.

Dalam sebuah kesempatan, bahkan Slank tampil di bundaran Hotel Indonesia mendukung aksi Cicak melawan Buaya.

Mendengar spekulasi ini, Kaka pun langsung membantahkan. Menurutnya Slank hanya melihat KPK sebagai angin segar bagi perubahan di Indonesia. “Sebab dengan adanya KPK, Indonesia bisa membongkar bangsa dari penyakit. Buat kami KPK pembela kebenaran. Kalau bicara untuk membela kebenaran kita pasti dukung,” tegasnya.

Simbolisasi Cicak-Buaya keluar dari pernyataan Kepala Bareskrim Mabes Polri (saat itu) Komjen Polisi Susno Duadji. Karena perseteruan inilah, Susno dicopot dari jabatannya dan dinonjobkan di Mabes Polri.(uky)

Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.