Sandra Dewi: Pendekatan Maksimal 3 Bulan
Minggu, 6 Desember 2009 - 14:47 wib
JAKARTA - Muda, cantik, dan sukses ternyata tidak membuat Sandra Dewi gampang mendapat pasangan. Benarkah ini karena sikap Sandra yang tertutup dan konservatif?
Dengan modal yang disebut di atas, tak sedikit pria yang berusaha mendekati gadis kelahiran 8 Agustus 1983 ini. Namun, Sandra punya alasannya sendirimengapa tak kunjung menjatuhkan pilihan. Alhasil, para pria pun berguguran dalam masa penjajakan.
"Mungkin karena aku masih konservatif. Jangan sampai mendapat citra jelek gara-gara gonta ganti pacar," tutur Sandra saat berbincang dengan Harian Seputar Indonesia.
Sandra mengaku, pria yang mendekatinya semuanya baik, tapi tetap saja ada perbedaan dari hal yang prinsipiil sampai perbedaan gaya hidup. Sandra merasa bukanlah gadis yang "menarik". Maksudnya, bukan perempuan gaul yang hobi keluyuran, nongkrong, ataupun clubbing.
Yang ada dalam benaknya saat ini hanyalah bekerja keras. Apalagi, saat ini Sandra mengaku sangat menikmati masa kebintangannya.
"Ada seorang sahabat yang bilang bahwa aku lebih cinta kerja daripada pacar," ucap Sandra sambil tergelak.
Gadis yang populer sejak membintangi film Quickie Express arahan sutradara Nia Dinata ini juga memberi tenggat waktu untuk pedekate. Maksimal tiga bulan.
"Jika seorang pria bisa melampaui masa tiga bulan itu, artinya masuk ke babak selanjutnya yang lebih serius. Sebaliknya, kalau belum tiga bulan sudah selesai, ya itu juga untuk selamanya," jawabnya tegas dan tanpa kompromi.
Artinya, sampai saat ini belum ada yang pria yang lolos "masa orientasi" Sandra. Terkadang Sandra tidak habis pikir, mengapa mencari pasangan susah sekali. Padahal, kriteria yang dia ajukan sebenarnya cukup standar.
"Semua yang mendekati aku baik, sayang sama aku, tetapi belum ada yang serius," ujarnya polos.
Sembari menyeleksi calon pacar, kesibukan gadis bernama panjang Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri ini masih berkutat seputar presenting dan roadshow produk sampo yang dia bintangi. Tahun ini, Sandra memang membatasi tampil di sinetron. Wajah cantiknya masih bisa dilihat dalam sebuah acara musik. Rencana tahun depan, kembali lagi kepada media yang mengorbitkan namanya pertama kali, dunia film.
"Tahun 2008 lalu saya merasa terlalu diekspos.Sekarang fokus saya ke TV dan kegiatan sosial saja," paparnya.
Belum lama, Sandra memang digelari Duta Lepra oleh Yayasan Leprasy Mission International yang bertugas mengomunikasikan penyakit lepra kepada masyarakat. Suka duka dalam menjalani profesinya, Sandra pun sering bersikap sentimental. Misalnya saat rekan presenternya Ringgo dan Desta di acara musik diganti, Sandra merasa kecewa. Sebab, hubungannya dengan Ringgo dan Desta sudah begitu baik dan padu.
"Namanya juga pekerjaan, segala sesuatu bisa berubah. Saya sedih berpisah dengan teman, tetapi kerjaan harus profesional, dengan siapa pun harus bisa dipasangkan," tutur alumnus London School of Public Relations (LSPR) Jakarta ini.
Gadis ramah ini selalu bertanggung jawab atas semua pekerjaan. Dia juga sangat sayang kepada keluarga besarnya. Bagi siapa saja yang mengincar Sandra, ia memberikan tips. "Saya ingin mendapatkan pasangan yang bisa diterima keluarga besar dan teman-teman," ujarnya. (Koran SI/Koran SI/ang)
- Sandra Dewi Tak Menyesal Betah Menjomblo
- Natal, Sandra Dewi Ziarah ke Vatikan
- Sandra Dewi Lebih Suka Mengemut Ketimbang Menghisap
- Sandra Dewi Dukung Timnas lewat Twitter
- Doa Tiap Hari, Sandra Dewi Belum Juga Dapat Pacar
- Sandra Dewi Bantah Dekat dengan Pengusaha
- Jika Menikah, Sandra Dewi Ingin bak Rianti-Cas
- Sandra Dewi Nomorduakan Jodoh
- Sandra Dewi Ngebet Nikahi Berondong
- Sandra Dewi Pacari Pengusaha Muda
-
hapsah » 0 Tanggapan
mbak mdh dpt jdh yg baik
Beri Tanggapan Laporkan