MUI Desak LSF Tarik 2012 dari Peredaran
Rabu, 18 November 2009 - 14:17 wib
Elang Riki Yanuar - Okezone
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Lembaga Sensor Film (LSF) untuk menarik film 2012 dari peredaran. Hal itu dilakukan karena adanya kontroversi.
Hal tersebut diungkapkan salah satu Ketua MUI KH Amidan saat ditemui wartawan di sela premiere film Emak Ingin Naik Haji di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (17/11/2009).
Menurut Amidan, hal itu perlu dilakukan karena LSF tidak jeli dalam mengedit film tersebut, sehingga bisa menimbulkan persoalan SARA di masyarakat.
"Kontroversi ini menimbulkan keresahan terhadap masyarakat karena LSF tidak jeli mengenai masalah itu," katanya.
Amidan yang sudah menonton film 2012 menyebutkan di dalam salah satu bagian film ada gambar masjid roboh, sedangkan gereja tidak.
"Mestinya ini dipotong LSF. Kalau ada gereja saja tidak masalah. Ini kan ada masjid. Padahal ada perbedaaan budaya kita," paparnya.(uky) (ang)
- 2012 Nyaris Pecahkan Rekor Box Office
- Ustaz Yusuf Mansyur: Silakan Nonton 2012
- Ki Kusumo: Kiamat 2012 Hanya Dagangan Film
- Trik Marketing Film 2012 Sukses Sedot Penonton
- MUI: Lebih Baik Nonton Emak Ingin Naik Haji
- MUI Riau: Film Kiamat 2012 Menyesatkan!
- Ahmad Dhani Nonton 2012 Bareng Pacar
- Kirana: Larang Film 2012, Pikiran Sempit
- Ahmad Dhani: Saya Fatwakan MUI Enggak Usah Ikutan!
-
manusia » 0 Tanggapan
buat bapak2 d mui....ga usah sibuk n masih bnyak urusan yg lbh pantas bpk urus,,,,,bkn film 2012....dan jgn gampng buat sesuatu jdi haram....lama2 smua hbs jdi haram pak...jgn smua d kait2kn dgn agama..klo bpk mau larang ya silahkn..tpi jgn di tarik..cukup agama islam aj d larang nonton kerna mnrut agam islam itu sesat...indonesia bnyak suku n agamanya....jgn karna agama islam trus agama lain ga bisa berkarya.....
Beri Tanggapan Laporkan
-
Larang » 0 Tanggapan
Selalu Agama Islam di hujat oleh kristen, brengsek. Larang dan boikot film 2012, perlu tindakan tegas dari Ummat Islam.
Beri Tanggapan Laporkan
-
boltken » 0 Tanggapan
udah deh bapak2 di MUI..masyarakat skg dah pintar...gak gampag di bodoh2in..awas loh pak justru anda2 yg kelihatan bodoh..duh jaman skg masih aja berpikiran sempit kyk gitu..semua2 main sensor..semua2 main larang..ini negara republik pak..bkn negara berbasis agama..nationalisme yg pancasila..
Beri Tanggapan Laporkan
-
vincentius » 0 Tanggapan
orang yang berpikiran sempit dan bodohlah yang maw menyetop karya orang lain !! seharusnya karya indonesia di stop di semua negara di dunia agar tidak bisa berkembang !!! biarlah mereka berkreasi dan berkarya !!! sikapilah dengan positiff !! semua itu ad positif dan negatifff !! kalau menilai dari negatiffff!!! berarti pikiran bapak2 yang ad dalam organisasi itu berpikiran sempittt !!! Uztad Yusuf Mansyur saja menyarankan kita untuk menonton !!!! karena Beliau melihat film ini dari segi positiffnyaa !! Mohon dipertimbangkan kembali putusan anda sekalian !!
Beri Tanggapan Laporkan
-
masyarakat » 0 Tanggapan
memangnya knp kalo ada gambar masjid yang hancur? bukannya klo ada gempa bisa saja terjadi spt itu, kayak di berita tv ... trus masyarakat yang resah itu mana??? kayaknya hal ini terlalu dibesar-besarkan MUI.. kalo umatnya dididik yang benar, Insya Allah gak akan resah, selama imannya selalu diperkuat... so.. masalah yang sebenarnya itu APAAA???
Beri Tanggapan Laporkan