(foto: ist)
DENPASAR - Syuting film 'Eat, Pray, Love' di pasar Ubud, Bali, membuat pedagang setempat ketiban apes. Sebagian besar pedagang justru mengaku jualannya kurang laku.
Menurut para pedagang, akibat terlalu ketatnya pengamanan, banyak wisatawan batal berbelanja karena tidak leluasa masuk ke pasar. "Untungnya setiap pedagang diberi kompensasi Rp200 ribu," ujar Wayan Danta, salah satu pedagang.
Sedangkan Yudi, seorang pedagang kain mengaku senang dengan adanya syuting itu. Karena dia memiliki kesempatan berada dalam satu adegan dengan Julia Roberts. Dia bermain sebagai pedagang buah rambutan.
Dalam adegan tersebut, dia memberikan lima buah rambutan kepada Julia tanpa meminta bayaran. ?'Saya senang, ada sedikit dialog dengan Julia, jadi saya bisa kelihatan di film,'' ujarnya.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar menyayangkan tindakan arogan sejumlah aparat keamanan khusus maupun pecalang. Saat syuting di Banjar Bentuyung sebelumnya misalnya, polisi hanya diberikan wewenang berjaga di ring tiga oleh pihak pembuat film.
"Padahal, mereka (pecalang-red) hanya digaji Rp125 ribu per hari, itu pun sudah termasuk uang makan" ujarnya. (uky)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com