okefood   |   okeklasika   |   myzone   |   okezone.tv   |   dahsyat   |   photo   |   suar   |   games  
Getting Time...
line

Lentiq, 3 Rocker Wanita Bermodal Skill & Sensual

Selasa, 30 Juni 2009 - 23:10 wib
Tomi Tresnady - Okezone
okezone.com

Pada Selasa, 9 Juni lalu, saat itu saya masih berada dalam perjalanan menggunakan motor andalanku menuju kawasan Senayan. Tiba-tiba saya dihubungi oleh Dian, salah satu tim manajemen Nagaswara yang menawarkan wawancara dengan band bernama Lentiq. Pikiran saya nama kok Lentiq, jangan-jangan cewek semua personelnya.

Saat tiba di kantor Nagaswara di Jalan Johar 4 U-Menteng, Jakarta Pusat, langsung diminta ke lantai tiga, dan benar saja tiga gadis sedang duduk di sofa yang rupanya sudah menunggu kehadiran saya dan mereka langsung memperkenalkan diri. Mereka adalah Nita sebagai gitaris, Tety pada Bass, dan Ayu sebagai Vokalis Lentiq.

Ketiganya memiliki paras cantik dan terkesan seksi, namun apakah bisa hal ini menopang mereka untuk terjun ke dunia musik Indonesia. Sebelum ke masalah musik, Tety berbagi cerita pada okezone mengenai sejarah pendirian Lentiq.

Sebelum Lentiq, awalnya pada tahun 2002 bernama Lady yang memiliki tujuh personel dan kerap mengisi malam di kafe-kafe regular. Selain itu mereka juga melahap even-even musik, jadi kalau soal pengalaman bermusik mereka bertiga sudah memiliki jam terbang yang cukup.

Seiring proses waktu, pada tahun 2007, Nita, Tety, dan Ayu sepakat membentuk formasi baru. Walau hanya bertiga, mereka namakan band dengan Lentiq.

"Filosofinya, Lentiq identik dengan cewek sudah pasti. Walau kita punya jari-jari tangan yang lentik kita bisa main musik. Selain itu Lentiq juga berarti lincah dan energik. Lentiq enak didengarnya dan namanya lebih Indonesialah," tutur Tety, si rambut pirang.

Mereka bertiga sebetulnya punya background anak kuliahan yang tidak ada sangkut pautnya dengan musik. Nita yang suka banget dengan lagu-lagu rock dan blues  ternyata seorang dokter gigi jebolan Universitas Indonesia. Tety yang suka dengan musik punk menyandang gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Moestopo. Sedangkan Ayu gandrung dengan musik-musik pop dan jazz, saat ini masih menjalani proses skripsi di Fakultas Hukum, Universitas Trisakti.

"Kita semua pada dasarnya hoby musik, walaupun di kuliahan kita menggeluti ilmu yang lain, bukan berarti meninggalkan ilmu tersebut. Kita hidup juga menyalurkan bakat musik yang kita miliki," ungkap Nita.

Sederet orang yang ikut andil untuk melambungkan tiga dara cantik ini seperti, Sany adik kandung punggawa pencipta lagu hits Dewiq, menciptakan lagu Money Honey yang dijadikan hit single mereka. Juga Teddy Sudjaya drumer Godbless menyumbangkan lagu Hidung Belang, wajar jika mendengar lagunya ketukan drum cenderung dominan.

Album perdana Lentiq berisikan 10 lagu-lagu yang tidak datar hanya menyuguhkan genre yang mereka usung pada pakem pop rock. Lagu seperti Mencoba Mencintaimu, Jangan Harap, Hidung Belang dan Money Honey juga lainnya bisa mewakili semua kalangan dari anak kecil, remaja, sampai orang dewasa.

Untuk Hits Single Money Honey sebagai lagu peretas agar mudah diserap masyarakat, dimix dengan tempo ngebit alunan tabuhan drum dan gitar melodi Nita bisa membuat Anda berjingkrak-jingkrak. Suara khas vokal Ayu pun yang di creat sedikit manja, cukup lumayan enak didengar.

Ciri khas yang dilekatkan pada jati diri band Lentiq yaitu seni koreografi yang ditampilkan saat memainkan musik. "Jadi sambil ngeband kita juga menampilkan dance, jadi kita punya konsep yang beda. Kita dituntut tidak hanya bermain musik saja, tapi harus mikirin koreografinya," terang Tety.

Jika anda masih penasaran dengan penampilan mereka, video klipnya sudah ditayangkan perdana di MNC channel, TV lokal Surabaya sedangkan lagunya sudah diputar di radio-radio ibukota. Namun untuk albumnya akan segera beredar bulan Juli nanti. (uky)