LOS ANGELES - Kelompok musik Inggris, Coldplay, kembali membantah melakukan penjiplakan single milik gitaris cadas asal Amerika Serikat Joe Satriani.
Bantahan tersebut termuat dalam dokumen pengadilan yang dikutip dari E!Online, Kamis (8/4/2009). Kelompok musik peraih penghargaan Grammy ini pada Desember lalu sebenarnya sudah membantah klaim yang dilontarkan Satriani tahun lalu.
Untuk diketahui, pada Desember tahun 2008 Satriani, yang dikenal karena komposisi instrumentalnya, menyebut Coldplay mengopi sebagian dari single-nya If I Could Fly untuk lagu Vida La Vida.
Dalam sikap resmi yang dimasukkan ke pengadilan federal di Los Angeles pada Senin lalu, kelompok band ini mengatakan lagu Satriani memiliki kekurangan dalam orisinalitas dan tidak pantas mendapatkan perlindungan hak cipta.
Dalam pernyataannya tahun lalu, Coldplay meminta dengan tegas agar Satriani menyebutkan kesamaan antara dua musik itu. Kalaupun ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan yang mengejutkan. "Baik bagi kami, atau bagi dia," sebut Coldplay dalam pernyataannya itu.
Sementara gugatan hukum yang diajukan Satriani meminta ganti rugi dan seluruh keuntungan yang diperoleh dari pelanggaran ini. Sejauh ini belum jelas waktu yang dijadwalkan pengadilan untuk menyidang gugatan Satriani.
Coldplay adalah grup musik cadas yang dibentuk di London, Inggris, pada 1996. Kelompok ini digawangi Chris Martin (vokalis/pianis/gitaris), Jonny Buckland (gitaris utama), Guy Berryman (bassist), dan Will Champion (drummer).
(jri)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri