JAKARTA - Kematian SB Duta, seteru Dewi Hughes, secara mendadak menyisakan misteri. Muncul dugaan, Duta tewas karena diracun.
Ketika itu Rabu, 12 November 2008. Duta dan pengacaranya, Farhat Abbas, bertandang ke Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, untuk mengikuti acara penobatan Tamara Bleszynski sebagai Duta Tinju Indonesia. Pulang dari sana, Duta dan Farhat berpisah. Duta memilih naik taksi.
"Duta pulang naik taksi dan sakit perut. Saking sakitnya, dia menyenderkan kepala di bahu sopir taksi dan akhirnya meninggal di taksi," beber Farhat yang ditemui saat melaporkan Hughes di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II No 42, Jakarta Selatan, Kamis (27/11/2008).
Suami Nia Daniati itu melanjutkan, oleh sopir taksi Duta dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Setibanya di sana, dokter memastikan Duta sudah tak bernyawa, pukul 19.30 WIB.
"Semula rencananya pulang dari GBK, Duta mau terapi di kawasan Fatmawati," kata Farhat.
Farhat dan keluarga Duta menduga Duta diracun karena seumur hidupnya Duta tak punya riwayat sakit di bagian perut. Semula kematian Duta disebutkan karena stroke dan jantung akibat terlalu stres. Padahal, istri Duta menyatakan suaminya itu tak punya penyakit jantung.
Mengenai dugaan Duta diracun, Farhat belum mau banyak komentar.
"Walaupun belum terbukti, minimal keluarga tahu almarhum memegang perutnya sebelum meninggal. Apakah diracun? Setelah autopsi, baru soal pidananya nanti akan kita bicarakan," jelasnya.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri