MALAYSIA - Anggota Partai Islam di Malaysia tetap menolak konser Avril Lavigne yang akan dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus besok. Mereka tetap akan mengajukan protes pada saat penyanyi itu tampil di konsernya.
Lavigne telah mendapatkan izin untuk manggung di Malaysia, setelah beberapa waktu lalu dilarang oleh partai oposisi Malaysia yang disebut PAS. Mereka menganggap penampilan penyanyi bertubuh mungil itu terlalu seksi untuk tampil di negera Islam. Namun, akhirnya pemerintah Malaysia menyetujui konser Lavigne.
Akan tetapi, pemimpin PAS, Nasrudin Hassan tetap menentang konser penyanyi asal Kanada tersebut.
"Konser seperti ini tidak cocok untuk mengajari generasi muda agar menjadi warga negara yang baik dan kompetitif. Konser ini justru akan melemahkan moral dan mental mereka," ujar Nasrudin Hassan seperti dikutip dari SFGate.com, Kamis (28/8/2008).
"Jika penyelenggara konser tidak mengindahkan permintaan untuk membatalkan konser, maka pemuda PAS akan meminta pemuda Muslim untuk maju memprotes konser ini agar dibatalkan," tambahnya.
Rencananya konser Lavigne akan diselenggarakan di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur dalam rangka menutup tur Asianya.
(fin)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri