IAPC: Indonesia Jadi Contoh Sistem Demokrasi di Asia

Miftachul Chusna | Senin, 12 November 2007 - 10:33 wib

NUSA DUA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baru saja menerima penghargaan Medali Demokrasi. Penghargaan itu sebagai wujud keberhasilan Indonesia dalam pelaksanaan demokrasi dan bisa menjadi contoh negara-negara Asia.

Penghargaan itu diberikan Asosiasi Internasional Konsultan Politik atau International Assosiation of Political Consultant (IAPC). Hal itu bersamaan dengan pertemuan World Annual IAPC ke-40, di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Senin (12/11/2007).

Presiden IAPC Ben Goddard mengatakan, Indonesia berhasil dan menjadi contoh bagi negara-negara Asia sebagai tempat pelaksanaan sistem demokrasi. Keberhasilan Indonesia jadi contoh bagi negara lain yang sat ini masih diperintah kekuasaan bertangan besi.

"Indonesia adalah negara bepernduduk mayoritas Muslim. Indonesia sungguh-sunguh melaksanakan demokrasi. Bangsa Indonesia telah membuktikan pada dunia bahwa mengembangkan dan mempraktikkan sistem demokrasi yang tidak bertentangan dengan Islam, namun menyemangati dan mendukung sistem demokrasi tersebut," kata Ben.

Indonesia diharakan dapat memberikan contoh bagi negara-negara lain yang penduduknya mayoritas Muslim untuk mengembangkan sistem demokrasi dengan menyertakan ajaran Islam. Islam sendiri diakui sebagai agama perdamaian yang sebenarnya rahmat bagi seluruh dunia.

Sementara, Presiden SBY menyatakan bangga dan berterima kasih atas pemberian penghargaan tersebut. Namun akan lebih tepat jika penghargaan tersebut bukan hanya ditujukan kepada dirinya, melainkan kepada seluruh bangsa Indonesia.

"Indonesia telah mengembangkan sistem demokrasi yang tidak mungkin akan kembali ke belakang. Indonesia secara fundamental telah berubah dan mampu menemukan jati dirinya," tegas SBY.

Perubahan ini ditandai beberapa hal yang signifikan. Bangsa Indonesia telah melaksanakan dua kali pemilu secara langsung sebagai wujud pelaksanakaa demokrasi. Pemilu juga telah terlaksana dengan aman.

"Ini menunjukkan kita sebagai bangsa benar-benar ingin membangun proses demokrasi yang bersifat dari bawah ke atas. Kita juga telah melakukan reformasi di bidang militer, sehingga institusi tersebut telah membuktikan diri dalam bagian pertahanan untuk mendukung demokrasi," kilah SBY.
(fmh)
berikan komentar anda Lakukan Login untuk Komentar tanpa moderasi.
0 komentar disclaimer
BERITA LAINNYA
  • Megapolitan
    Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik Sudah Sering Beraksi Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik Sudah Sering Beraksi
    Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik Sudah Sering Beraksi

    Kawanan Begal dengan modus menjadikan wanita cantik sebagai umpan diketahui kerap beraksi di wilayah Kabupaten Bekasi.

  • International
    Media Jerman Terbitkan Foto Pelaku Penembakan Munich Media Jerman Terbitkan Foto Pelaku Penembakan Munich
    Media Jerman Terbitkan Foto Pelaku Penembakan Munich

    Surat kabar Jerman, Das Bild merilis foto pelaku penembakan di pusat perbelanjaan Olimpiazentrum & Marienplat.

  • Megapolitan
    Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik sebagai Umpan Ditangkap Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik sebagai Umpan Ditangkap
    Kawanan Begal dengan Modus Wanita Cantik sebagai Umpan Ditangkap

    Lima orang kawanan begal dengan modus wanita cantik jadi umpan yang kerap beraksi di wilayah Kabupaten Bekasi, berhasil ditangkap.

  • International
    Bertato Bendera ISIS, Penumpang Pesawat Norwegia Diturunkan Paksa Bertato Bendera ISIS, Penumpang Pesawat Norwegia Diturunkan Paksa
    Bertato Bendera ISIS, Penumpang Pesawat Norwegia Diturunkan Paksa

    Penumpang dalam penerbangan dari Norwegia ke Yunani dihebohkan dengan kehadiran seorang pria bertato bendera ISIS.

  • Megapolitan
    Duet Risma-Buwas di Pilgub DKI Diprediksi Sulit Disaingi Duet Risma-Buwas di Pilgub DKI Diprediksi Sulit Disaingi
    Duet Risma-Buwas di Pilgub DKI Diprediksi Sulit Disaingi

    Duet maut Risma-Buwas diprediksi sulit dikalahkan oleh calon lainnya di Pilgub DKI 2017.

  • International
    Jerman Berkabung, Merkel: Penembakan Munich Sulit Diterima Jerman Berkabung, Merkel: Penembakan Munich Sulit Diterima
    Jerman Berkabung, Merkel: Penembakan Munich Sulit Diterima

    Kanselir Jerman Angela Merkel bersumpah akan mencari tahu latar belakang di balik penembakan Munich yang menewaskan sembilan orang.

  • Autos
    Peran Komunitas terhadap Mobil Baru Keluaran Toyota Peran Komunitas terhadap Mobil Baru Keluaran Toyota
    Peran Komunitas terhadap Mobil Baru Keluaran Toyota

    Sudah menjadi kebiasaan PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan produk baru langsung kepada komunitas pengguna mobil Toyota.

  • Kampus
    Beasiswa S-2 di Jerman, Berminat? Beasiswa S-2 di Jerman, Berminat?
    Beasiswa S-2 di Jerman, Berminat?

    Melalui beasiswa Decent Work Scholarships, para pelajar internasional dapat memanfaatkan beasiswa untuk kuliah di University of Kassel.

  • International
    Pasca-Kudeta, Turki Bisa Perpanjang Masa Tahanan Tanpa Dakwaan Pasca-Kudeta, Turki Bisa Perpanjang Masa Tahanan Tanpa Dakwaan
    Pasca-Kudeta, Turki Bisa Perpanjang Masa Tahanan Tanpa Dakwaan

    Kudeta militer gagal yang terjadi pada pekan lalu telah membawa perubahan drastis pada hukum di Turki.

More Stories
Ruang Anda
SELFIE BARENG CELEB Share foto atau video bersama artis favorit kamu. Upload